Eric Mahe (kiri)/dok

(SUARABARU.ID) – Eric Mahe, manajer Fabio Quartararo, menyatakan pihaknya akan menolak kontrak jangka pendek yang ditawarkan Yamaha.

Menurut Mahe, kliennya membuka semua peluang untuk bisa bergabung dengan pabrikan lain.

Hal ini terjadi tak lepas dari fakta Quartararo tampil sebagai tulang punggung tim pabrikan Yamaha dengan YZR-M1 bukan paket motor terbaik di MotoGP 2021.

‘’Fabio akan pergi ke tempat yang terbaik untuknya, dan semua kemungkinan bisa terjadi,’’ ungkap Mahe seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Dia menegaskan Quartararo bakal disambut langsung oleh tim lain jika memutuskan hengkang.

Dua pabrikan rival Yamaha saat ini, lanjut Eric, sudah menghubungi langsung untuk mendapatkan Quartararo jika meninggalkan tim asal Jepang itu.

‘’Dua tim sudah bersungguh-sungguh, dan yang lain masih dalam tahap coba-coba,’’ jelas Mahe.

‘’Kami akan mengevaluasi situasi ini dengan hati-hati. Fabio masih muda, dan memiliki masa depan yang panjang,’’ tuturnya.

Dia juga meminta Yamaha untuk tidak ikut-ikutan tren kontrak jangka pendek jika ingin mempertahankan kliennya.

‘’Jika ada prospek yang lebih jelas, maka kami siap pergi. Namun, strategi kami adalah untuk tidak mengambil langkah terburu-buru,’’ paparnya.

Tinggal menyisakan tiga seri balapan lagi, El Diablo (Si Iblis), julukan Quartararo, di ambang menjadi juara dunia baru.

Pembalap asal Prancis ini memimpin klasemen sementara dengan mengemas 254 poin.

El Diablo menjadi satu-satunya pembalap Yamaha yang tampil gemilang.

Sebelum tampil terampil seperti sekarang, dia pernah dianggap bukan pembalap yang spesial.

Maklum, Quartararo tampil angin-anginan ketika berkompetisi di kelas Moto3 dan Moto2.

rr

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here