Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, S.I.K., S.H, M.Hum (baju hitam) saat melakukan penanaman mangrove di Pantai Tirang. Foto: Dok/ist

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kapolrestabes Semarang bersama Forkompimda Kota Semarang melaksanakan program ‘Polda Jateng Mageri Segoro’ dengan menanam pohon mangrove di pesisir Pantai Tirang Kecamatan Tugu, Kota Semarang.

Upaya penyelamatan lingkungan pantai dan pemulihan ekonomi masyarakat pesisir yang dilakukan oleh Polda Jateng melalui program Mageri Segoro tersebut dilakukan serentak oleh Polres jajaran di wilayah Polda Jateng.

Di wilayah Kota Semarang, kegiatan dilakukan di pesisir Pantai Tirang Kecamatan Tugu Kota Semarang.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polrestabes Semarang bersama instansi lintas sektoral bersama-sama menanam pohon mangrove di tepian Pantai Tirang.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, S.I.K., S.H, M.Hum yang memimpin kegiatan penanaman pohon mangrove mengatakan, penanaman pohon mangrove banyak sekali manfaatnya dari sisi ekologis maupun ekonomis.

“Dilihat dari fungsi ekologis dan ekonomis sangat bagus untuk dilanjutkan dan pengembangan penanaman pohon mangrove ditepi-tepi laut. Hari ini sebanyak 2000 pohon mangrove kita tanam, nantinya secara bertahap akan kita tanam sebanyak 42.500 pohon mangrove ditepi laut Kota Semarang,” ungkapnya, Selasa (12/10/2021).

Disebutkan bahwa penanaman pohon mangrove mempunyai manfaat ekologis diantaranya sebagai filter laut, mencegah abrasi dan juga sebagai habitat atau tempat hidup, berlindung, dan berkembang biak binatang laut.

Sementara untuk manfaat ekonomis, hutan mangrove dapat menjadi obyek wisata dan juga kebutuhan hidup masyarakat sekitar.

Menurutnya, selain mageri segoro Polrestabes Semarang berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang akan melaksanakan program ‘Mageri Kota’.

“Rencananya setelah kegiatan Mageri Segoro ini, kita sudah berkoordinasi dengan Pemkot Semarang akan melanjutkan program Mageri Kota dengan sasaran di tepian bantaran kali atau sungai di Kota Semarang, seperti di wilayah Kaligawe,” ujarnya.

Surori, petani mangrove dari kelompok tani mangrove lestari di Kelurahan Mangunharjo Tugu Semarang mengapresiasi program Polda Jateng Mageri Segoro.

“Sangat bagus sekali respon dari Kapolda Jawa Tengah bentengi laut atau bentengi segoro, istilahnya sebelum habis kita tanami dahulu, karena sangat banyak sekali manfaatnya jika pohon mangrove sudah tumbuh bagus. Makanya Kota Semarang harus mempunyai hutan mangrove,” ucapnya.

Ning

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here