Dokumen - Polisi antihuru-hara bersiap menghadang para pengunjuk rasa dekat gedung Parlemen di Omdurman, Khartoum, Sudan, Selasa (30/6/2020), saat para pendukung demokrasi Sudan berunjuk rasa pada peringatan aksi protes anti militer besar-besaran, sementara kelompok loyalis pemimpin terguling Omar al-Bashir berencana melakukan aksi demo balasan. Antara

KHARTOUM (SUARABARU.ID)- Dewan Pertahanan dan Keamanan Sudan pada Selasa (21/9/2021) mengumumkan penangkapan Mayjen Abdul-Baqi Hassan Osman, dalang di balik upaya kudeta yang gagal.

Dewan menambahkan bahwa 22 pejabat militer lainnya dari tingkatan berbeda dan sejumlah bintara serta tentara juga diamankan. Dewan menggelar rapat darurat yang dipimpin oleh Ketua Dewan Kedaulatan Sudan Abdel Fattah Al-Burhan untuk membahas situasi keamanan di Sudan usai terjadinya percobaan kudeta.

“Penyelidikan awal mengindikasikan bahwa upaya kudeta bertujuan untuk merebut kekuasaan dan mengacaukan masa transisi saat ini,” ungkap Menteri Pertahanan Sudan Yassin Ibrahim Yassin lewat pernyataan.

Pada Selasa (21/9/2021) pagi, otoritas Sudan mengumumkan ada upaya kudeta gagal yang dilancarkan oleh sekelompok pejabat militer dari sisa-sisa rezim terdahulu. Perdana Menteri Sudan Abdalla Hamdok mengatakan upaya kudeta itu dirancang oleh orang-orang dari dalam dan dari luar militer.

Ant-Claduia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here