Bupati Kudus Hartopo saat acara ngopi bareng bersama kades sekecamatan Undaan. Foto:Suarabaru.id

KUDUS (SUARABARU.ID) – Bupati Kudus Hartopo menyemangati seluruh Kades untuk terus meningkatkan pelayanan ke masyarakat.

Kades sebagai kepanjangan tangan Pemerintah Kabupaten, harus mampu menjadi penjembatan antara kepentingan pemkab dan masyarakat.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Bupati Kudus Hartopo saat menggelar acara ‘ngopi bareng’ dengan Kades se-Kecamatan Undaan, Selasa (21/9) malam. Dalam acara yang digelar santai dan penuh keakraban tersebut, bupati melakukan dialog dengan para kades.

Menurut Hartopo, sama-sama ‘pelayan masyarakat’, kepala desa diminta maksimal dalam melayani masyarakat. Apabila terdapat kesulitan, Hartopo mendorong kepala desa dan camat untuk selalu berkoordinasi dengannya.

“Kalau ada permasalahan bisa koordinasi dengan kami. Pintu diskusi akan terus kami buka. Yang penting berupaya maksimal melayani masyarakat,” pesannya.

Pihaknya pun berterima kasih kepada kerja keras kepala desa dalam menangani kasus Covid-19 di Kudus. Angka Covid-19 yang awalnya tinggi hingga sekarang melandai bahkan hampir menuju zona hijau salah satunya karena upaya para kepala desa. Hartopo mengingatkan bahwa perjuangan tersebut belum usai. Sinergitas bersama untuk menangani Covid-19 harus terus dibangun agar perekonomian dapat pulih kembali.

“Terima kasih atas kerja keras yang telah dilakukan kades dalam menurunkan angka Covid-19. Mari terus berjuang kembali untuk memulihkan perekonomian,” ucapnya.

Menyangkut keterisian perangkat desa yang rencananya akan dilaksanakan pada 2022, Hartopo meminta kepala desa melaksanakan sesuai aturan yang berlaku. Pihaknya mewanti-wanti agar pelaksanaan berjalan lancar dan tidak ada pelanggaran yang terjadi.

“Terkait pengisian perangkat desa, mohon agar nantinya diselenggarakan sesuai aturan yang berlaku,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kalirejo Agus Haryanto mengungkapkan antusiasmenya terkait dialog bersama bupati. Ibarat anak yang didatangi bapaknya, berbagai uneg-uneg bisa disampaikan secara langsung. Agus berharap acara tersebut dapat terselenggara secara rutin.

“Ibarat anak ketemu bapak, ya pasti senang. Kami dapat menyampaikan uneg-uneg yang kami hadapi selama ini,” ucapnya.

Tm-Ab

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here