Pembelajaran tatap muka tetap harus menjaga jarak dan melaksaakan protokol kesehatan.

JEPARA (SUARABARU,ID) –  Para pengelola sekolah / madrasah, orang tua dan warga masyarakat Jepara  nampaknya harus lebih berhati-hati dan mentaati protokol kesehatan, utamanya dalam melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka yang telah mulai dilaksanakan beberapa hari yang lalu.

Sebab baru saja, Selasa ( 21/9-2021)  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan fakta, ternyata ada sebuah Madrasah di  Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan,  Jepara yang 25 orang siswa dan 3 orang gurunya ditemukan terkonfirmai Covid-19.

Ganjar mengaku langsung komunikasi dengan Kemenag untuk  mengenghentikan pembelajaran tatap muka di madrasah tersebut dan digantikan  kembali dengan pembelajaran daring. “Jangan sampai uji coba pembeajaran tatap muka ini gagal hanya karena kita, para guru dan orang tua tidak menyadari bahwa virus itu masih ada,” ujar Ganjar Pranowo

Sementara Juru Bicara Satgas Covid-19, Muh Ali yang  dikorfirmasi SUARABARU.ID terkait dengan peryataan Ganjar Pranowo,  ia membenarkan. “Sementara pembelajaran tatap muka dihentikan dan diganti dengan pembelajaran daring,” ujarnya.

Ia berharap, kasus ini bisa menjadi pelajaran bersama seluruh satuan pendidikan, baik yang ada di lingkungan Kemenag maupun Disdikpora,  orang tua dan masyarakat. “Pelonggaran kegiatan yang diberikan jangan sampai kemudian meninggalkan kewaspadaan dan kebiasaan memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan kontak langsung,” pinta Muh Ali.

Hadepe

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here