Asisten pelatih Persiku Kudus Uphy Hi Aziz hengkang ke Persak Kebumen. foto:Suarabaru.id

KUDUS (SUARABARU.ID) –Meski kompetisi belum berjalan,  tim Persiku Kudus sudah harus kehilangan asisten pelatih Uphy Hi Aziz. Uphy yang mengantongi sertifikat kepelatihan lisensi B AFC tersebut hengkang dan memilih bergabung dengan Persak Kebumen.

Informasi hengkangnya Uphy ke Persak muncul dalam sebuah postingan akun instagram tim asal Kebumen tersebut. Tertera di laman instagram tersebut memposting video dengan visual pelatih berlisensi B AFC itu.

“Welcome Back Uphy. Kembali membela Persak, namun sebagai asisten pelatih. Mari bersinergi untuk kebangkitan Persak Kebumen coach,” tulis caption di instagram tersebut.

Bergabungnya Uphy dengan Persak merupakan sesuatu yang mengejutkan. Sebab, sebelumnya Uphy juga sudah menandatangani kontrak dengan Persiku dan telah menerima gaji dari tim berjuluk Macan Muria tersebut.

Saat dikonfirmasi awak media, Uphy membenarkan hengkangnya dari Persiku. Uphy juga mengaku mengaku sudah pamit secara baik-baik dengan tim manajemen dan jajaran pelatih Persiku.

“Sudah Minggu (12/9) lalu. Tidak ada masalah. Hanya ingin mundur saja dan tidak ada permasalahan. Saat ini saya sudah di Persak Kebumen selama sepekan,” katanya, Selasa (21/9).

Dia tidak menampik jika sudah teken kontrak dengan Persiku. Namun, dia memilih mundur. “Intinya tidak ada apa-apa. Saya hanya ingin mundur saja. Saya pamit ke manajer dan pelatih juga baik-baik,” sambungnya.

Uphy menyebut, dia memilih untuk pindah karena pernah bermain di Persak pada 2015 silam. Saat itu dia bermain sebagai gelandang bertahan.

Selain itu, dia juga mengaku memiliki kedekatan dengan pelatih Persak Kebumen saat ini. “Pelatih yang melatih Persak ini dengan saya ada unsur kedekatan sudah lama banget. Sudah saya anggap seperti abangku sendiri,” ujarnya.

Dia juga meminta maaf kepada suporter Persiku jika ada hal yang kurang berkenan. Di Persak Kebumen, dia mengemban tugas sebagai asisten pelatih.

Namun, mundurnya Uphy justru ditanggapi berbeda oleh Manajer Persiku Kudus, Ferdaus Adyansyah Purnomo. Pria yang akrab disapa Ardy tersebut tidak mengakui pengunduran diri yang dilakukan Uphy.

“Yang bersangkutan masih terikat kontrak dan sudah menerima gaji. Di perjanjian kontrak juga semua ada klausulnya,” ujarnya.

Tak berhenti di situ, Ardy juga menyebut jika pihaknya belum menerima surat mundur dari Uphy. Oleh sebab itu dia menganggap Uphy yang bersangkutan masih bagian dari Persiku.

“Surat mundur tidak ada. Kecuali ada surat mundur. Artinya saya sampaikan belum ada personel kami yang mundur,” terangnya.

Ardy juga mengatakan kondisi tim Persiku sejauh ini masih tetap solid. Pihaknya menegaskan terus fokus mempersiapkan tim untuk menghadapi kompetisi.

Berbeda dengan Ardy, Pelatih kepala Persiku, Cucun Sulistyo justru tidak menampik hengkangnya Uphy ke Persak. Cucun bahkan menyebut kepindahan Uphy tidak akan mengganggu kesiapan Persiku mengarungi Liga 3 Jawa Tengah 2021.

“Program-program latihan kami tidak terganggu. Meskipun memang butuh ekstra keras. Dari yang biasanya 29 pemain diurus dua pelatih, sekarang diurus satu orang,” katanya.

Cucun berharap, jajaran manajemen, pelatih dan pemain tidak terpengaruh dengan kabar ini. Sehingga Persiku dapat berprestasi dan mencapai target.”Harapannya tidak terpengaruh dengan keadaan. Sehingga bisa enjoy dan fokus membawa Persiku meraih prestasi,” harapnya.

Tm-Ab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here