Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, ikut berdoa secara virtual dari rumah dinas Puri Gedeh Semarang, Jawa Tengah.

BLORA (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kabupaten Blora, pada Minggu malam (18/07/2021) menggelar kegiatan “Pray From Home”, doa bersama untuk Blora serentak secara daring dari rumah masing-masing. Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si, sendiri mengikuti acara dari Pendopo Rumah Dinas Bupati bersama istri.

Turut hadir Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati ST., MM., Kapolres, dan Dandim 0721/Blora secara luring. Sedangkan Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, SH., M.IP., juga ikut hadir secara virtual dari rumah dinas Puri Gedeh Semarang, Jawa Tengah.

Seluruh ASN/PNS se-Kabupaten Blora juga mengikuti secara daring dari rumah masing-masing dengan bergabung melalui zoom meeting, serta saluran live streaming Youtube Arief Rohman, Prokompim Blora, dan Dinkominfo Blora. Ada sekitar 1500 peserta yang mengikuti acara ini.

Doa bersama untuk Blora ini diawali dengan sambutan Bupati yang memaparkan kondisi pandemi saat ini. Dimana Kabupaten Blora kali ini sudah memasuki zona resiko oranye.

“Upaya lahir terus kita lakukan agar Blora bisa segera membaik. Apalagi saat ini sudah masuk zona oranye. Sejak 12 Juli penambahan angka kasus positif mengalami trend penurunan. Jika sebelumnya setiap hari rata-rata ada lebih dari 100 kasus baru. Kini berkurang menjadi kisaran 60 hingga 80 kasus, yang mana hari ini 18 Juli ada 75 kasus baru. Semoga terus menurun,” ucap Bupati Arief.

“Vaksinasi juga terus kita lakukan bekerjasama dengan TNI-Polri. Selain upaya lahir ini, maka upaya batin juga kita lakukan dengan melaksanakan doa bersama. Alhamdulillah Pak Gubernur berkenan membuka dan memberikan arahannya. Kita berharap dengan doa bersama ini semoga saudara – saudara kita yang sakit bisa segera sembuh, yang meninggal husnul khotimah, dan pandemi bisa segera berakhir,” tandas Bupati.

Sementara itu, Gubernur Ganjar Pranowo dalam pengarahannya mengapresiasi pelaksanaan doa bersama di Kabupaten Blora sebagai salah satu upaya spiritual dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Beberapa hari lalu Pak Bupati ngontak saya lewat WA dan meminta izin untuk melaksanakan doa bersama. Ini merupakan upaya baik yang harus kita lakukan bersama-sama. Saat pandemic seperti ini kekuatan doa harus terus kita panjatkan, selain juga upaya lahiriyah,” ungkap Ganjar Pranowo.

Gubernur juga berpesan agar seluruh pemimpin daerah baik Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, bahkan Gubernur sendiri harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan terbaik.

“Kondisi pandemi membuat masyarakat kita banyak bertanya, meminta bantuan dan lain sebagainya. Maka dari itu kita harus hadir langsung. Jangan bosan membalas pertanyaan masyarakat baik yang disampaikan langsung maupun melalui media sosial, bahkan WA,” kata Ganjar.

“Selain itu, situasi seperti ini juga memberikan pembelajaran kepada kita bahwa saya sebagai Gubernur tidak ada apa-apanya. Tidak ada yang sempurna, semuanya dibuat bingung karena virus yang tidak kelihatan, yang belum pernah kita lihat langsung. Ini menunjukkan kekuasaan Allah SWT yang memang tidak terbatas. Monggo kita berdoa bersama semoga pandemi ini segera usai,” harap Ganjar.

Usai sambutan Gubernur dilanjutkan pembacaan Yasin, Tahlil, dan sholawat Nariyah yang dipandu KH Khoirurroziqin, Takmir Masjid Agung Baitunnur Blora. Kemudian ditutup doa bersama yang dipimpin KH Muharror Ali, Ketua MUI Kabupaten Blora yang juga Pengasuh Ponpes Khozinatul Ulum Blora.

Kudnadi

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here