blank
Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip Prof H Abdullah Kelib SH memberikan santunan secara simbolism kepada anak yatim dan dhuafa di Masjid Baitur rasyid kampus USM kemarin

SEMARANG– Universitas Semarang (USM) memperingati Nuzulul Qur’an tepat pada 17 Ramadhan dengan memberikan santunan dan membagikan Alqur’an kepada 100 anak Yatim/Dhuafa di Masjid Baitur rasyid kampus USM pada Kamis (29/4).

Acara yang dibuka oleh Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip Prof H Abdullah Kelib SH ini menghadirkan Al Habib Muhammad bin Farid Al-Mutohar ( Pengasuh pondok pesantren Daarul ‘Ilm-Mijen) dan Dr K H In’amuzzahidin M A (pengasuh pondok pesantren Nurul Hidayah semarang).

Acara yang disiarkan secara langsung melalui Youtube Fokmi TV serta juga dihadiri para dosen, maahsiswa serta jamaah masjid yang hadir sejak sholat dhuhur serta ketua takmir masjid Ir H Bambang Tutuko MM MT.

Dalam sambutannya Prof Abdullah Kelib SH mengatakan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an pada tanggal 17 Ramadhan sangat tepat sebagai karena Ramadhan juga dikenal sebagai syahrul Qur’an dan syahrul mubarok, karena di dalamnya di tanggal ini diturunkannya Al-Qur’an yaitu pada malam Lailatul Qodar.

“Peringatan Nuzulul Qur’an pada tanggal 17 Ramadhan sangat tepat sebagai karena Ramadhan juga dikenal sebagai syahrul Qur’an dan syahrul mubarok apalagi dibarengi kegiatan rutinan setiap tahun yaitu santunan anak yatim dan dhuafa insyaallah akan semakin berkah” ungkap Prof Kelib.

“Malam lailatul qodar merupakan malam yang memiliki keistimewaan yang luar biasa, bawasannya kita sebagai umat islam jika bisa menghayati dan mentadaburi malam lailatul qodar maka padahalanya lebih baik dari seribu bulan” tambah Prof Kelib.

Dalam taushiyahnya Al Habib Muhammad mengatakan bahwa Al-Qur’an diturunkan oleh Allah SWT dua kali, yang pertama di turunkan langsung dan komplit 30 Juz oleh Alllah SWT dan yang kedua diturunkan secara bertahap selama 23 tahun kepada Rasulullah SAW.

“Al-Qur’an diturunkan oleh Allah SWT dua kali, yang pertama di turunkan langsung dan komplit 30 Juz oleh Alllah SWT dan yang kedua diturunkan secara bertahap selama 23 tahun kepada Rasulullah SAW sesuai dengan firman Allah SWT “Sesungguhnya kami turunkan Al-Quran di malam Lailatul Qodar” Yang di turunkan di Lauhil Mahfud di langit dan yang kedua Allah turunkan dari Lauhil Mahfud ke bumi melalui perantara malaikat jibril ke Nabi Muhammad SWT”, ungkap Al Habib Muhammad.

Sementara Dr K H In’amuzzahidin M A mengatakan bahwa Al-Qur’an merupakan mukjizat luar biasa dari Allah SWT untuk Nabi Muhammad SAW dan menjadi pedoman hidup bagi ummatnya, sehingga kita sebagai ummat Nabi Muhammad harus membaca, mempelajari, dan mengamalkan Alqur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Saiful Hadi – USM