Upacara penutupan napak tilas Dikmapa PK TNI, digelar di Lapangan Pencil, Wonogiri. Ditandai penyerahan tandu duplikat kepada Inspektur Upacara Kolonel (Kav) Janto I Tehupuring.

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Sebanyak 245 siswa Dikmapa PK TNI, Kamis (8/4), mengakhiri gerak jalan napak tilas route gerilya Panglima Besar Jenderal Sudirman.

Finish napak tilas route gerilya Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Sudirman, di Lapangan Pencil, Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri.

Ditandai penyerahan tandu duplikat dari siswa. Sebagai inspektur upacara, Komandan Sekolah Perwira Prajurit Karier (Sepa PK) TNI Kolonel (Kav) Janto I Tehupuring.

Ikut hadir Dandim 0728 Wonogiri Letkol (Inf) Imron Masyhadi bersama para perwira staf, jajaran Forkompimda dan pimpinan dinas instansi terkait.

Usung Tandu
Para siswa Pendidikan Perwira Pertama (Dikmapa) PK TNI XXVIII Tahun 2021 ini, long march napak tilas start dari Bedoyo, Semanu, Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Siswa Dikmapa PK TNI yang melakukan napak tilas route gerilya Pangsar Jenderal Sudirman, membawa serta tandu duplikat.

Selama napak tilas, siswa memikul tandu (usungan) duplikat. Sebagaimana diketahui, saat memimpin perang gerilya, Jenderal Sudirman diusung tandu karena sakit.

”Ini sebagai bentuk penanaman nilai-nilai patriotisme dan kejuangan pantang menyerah kepada para siswa,” jelas Kolonel (Kav) Janto I Tehupuring.

Sejauh 44 KM
Siswa Dikmapa berasal dari lulusan S1 dari perguruan tinggi, 12 diantaranya dokter. Mereka dari tiga matra, yakni TNI-AD, TNI-AU dan TNI-AL.

Sebanyak 245 siswa Dikmapa PK TNI, melakukan napak tilas route Pangsar Jenderal Sudirman sejauh 44 KM.

Para siswa, sebelumnya melakukan ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP). Juga berkunjung ke Museum Sasmitaloka kediaman Jenderal Sudirman.

Baru kemudian berjalan kaki napak tilas sejauh 44 KM. Mereka juga melaksanakan karya bakti, pengabdian masyarakat, penyuluhan kesehatan gigi kepada anak-anak.

Bambang Pur