Truk B 9401 FXT juga mengalami kerusakan di bagian bodi depan pasca menabrak mobil penumpang yang berada di depannya. Foto : hana eswe.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Insiden kecelakaan terjadi di wilayah Kecamatan Godong. Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Semarang-Purwodad, tepatnya di Desa Jatilor, Kamis (8/4/2021).

Dari data yang diperoleh, insiden ini bermula saat truk boks dengan nopol B 9401 FXT yang dikemudikan Kuntoyo (47), warga Bekasi, Jawa Barat, melintas dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang. Sesampainya di dekat lokasi, sopir bermaksud mendahului kendaraan tak dikenal yang berada di depannya.

Tiba-tiba, dari arah berlawanan muncul kendaraan lain. Sopir berusaha membanting setir ke kiri untuk menghindari kendaraan tersebut. Nahas, upaya menghindari kendaraan dari arah berlawanan membuat truk tersebut justru menabrak mobil penumpang berpelat K 9315 GF yang berjalan di depannya.

Spontan, mobil yang dikemudikan Rusmanto (38), warga Desa Getasrejo Kecamatan Grobogan, langsung mengalami rusak parah di bagian bodi belakang. Beruntung tidak ada kejadian dalam insiden ini. Hal itu dibenarkan Kanit Laka Lantas Iptu Setyo Budi.

Kerusakan materil terjadi pada bodi belakang mobil yang dikemudikan Rusmanto. Terlihat dari jauh, petugas dari unit Laka Lantas mengatur jalan. Foto : hana eswe.

“Insiden tersebut terjadi di Jalan Raya Semarang – Purwodadi, tepatnya di Desa Jatilor, pukul 10.30 WIB. Kronologinya bermula dari truk boks dengan nopol B 9401 FXT berjalan dari arah timur ke barat.. Sesampainya di dekat lokasi, sopir bermaksud mendahului kendaraan tak dikenal di depannya. Namun, dari arah berlawanann atau dari timur ke barat ada kendaraan. Sopir bermaksud menghindari kendaraan dari berlawanan dengan membanting setir ke kiri. Namun, justru menabrak mobil yang berada di depannya. Tidak ada korban jiwa. Hanya kerusakan materil,” jelas Iptu Setyo Budi, saat dikonfirmasi.

Adanya insiden ini, Iptu Setyo Budi mengimbau kepada pengemudi agar berhati-hati saat melintas di jalur Semarang – Purwodadi. Tepatnya di sepanjang jalur Desa Jatilor hingga Desa Klampok, Kecamatan Godong. Hal ini dikarenakan jalur tersebut dalam kondisi rusak atau banyak lubang, sehingga para pengemudi harus mengantre jika melintas di jalur ini.

“Kami imbau kepada para pengguna jalan lebih berhati-hati dan saling menghargai pengguna jalan yang lain karena situasi jalan saat ini rusak dan diharapkan pada pengguna jalan agar saling memahami,” tutupnya.

Hana Eswe