Tempat penemuan mayat korban dipasangi garis polisi. Foto : hana eswe/ist.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seorang pria ditemukan tak bernyawa di areal persawahan, sekitar pukul 05.00 WIB, Selasa (6/4/2021). Penemuan mayat tersebut terjadi di Desa Nampu, Kecamatan Karangrayung.

Dari informasi yang dihimpun, mayat tersebut kali pertama ditemukan Parjo (53) saat berangkat ke sawah. Sesampainya di sawah, ia melihat seorang pria tanpa menggunakan pakaian tergeletak dalam posisi miring di sawah milik Prapto, warga setempat.

Melihat hal itu, Parjo memberitahukan kepada Sukarjo, rekannya sesama petani. Setelah didekati, rupanya pria tersebut sudah tidak bernyawa.

Baca Juga: Kapolres Grobogan Pimpin Sertijab Dua Pejabat Baru

Peristiwa ini dilaporkan kepada perangkat desa setempat. Laporan tersebut juga diteruskan ke Polsek Karangrayung.

Kapolsek Karangrayung, AKP Sunaryanto membenarkan kejadian tersebut. Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, tim medis dari Puskesmas Karangrayung II dan inafis Polres Grobogan serta unit reskrim Polsek Karangrayung melakukan pemeriksaan serta olah TKP.

“Hasil pemeriksaan dari tim medis dan inafis, korban meninggal dunia karena tersengat aliran arus listrik yang dipasang di area persawahan,” ujar AKP Sunaryanto dalam keterangannya.

Baca Juga: Kabid Propam Polda Jateng Cek Polres Grobogan: ‘Jangan Lengah Saat Piket Jaga Tahanan’

Tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Beberapa tubuh korban ditemukan bercak darah dari mulut, luka sengatan listrik di ibu jari dan jari manis tangan kanan dan beberapa luka jeratan kabel pada kaki kanan korban.

Adanya kejadian ini, pihaknya mengimbau kepada para pemilik sawah agar tidak memasang aliran listrik di areal persawahan sebab dapat membahayakan keselamatan diri.

Hana Eswe-Claudia