blank
Proses pemanfaatan sampah plastik kresek dengan cara menyetrika.

JEPARA (SUARABARU.ID)- Kelompok KKN 26 Unisnu Jepara menggandeng santriwati Pondok Pesantren Mathlaun Nasyiin Desa Pecangaan Kulon menyelenggarakan pelatihan creanovation dengan memanfaatkan limbah sampah plastik. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Mathlaun Nasyiin, jumat (19/3/2021) desa Pecangaan Kulon kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara.

Kegiatan pelatihan ini diikuti sebanyak 32 santriwati yang kemudian dibagi menjadi empat kelompok. Pelatihan yang digelar dengan memanfaatkan pemanfaatan limbah sampah plastik menjadi barang bernilai guna  dan memberi manfaat lebih. Hal ini dalam rangka mengolah dan mengurangi sampah plastik yang kian hari semakin bertambah penggunaannya.

Eva Sulistyani selaku pemateri pelatihan menuturkan bahwa melalui pelatihan ini diharapkan santriwati dapat memanfaatkan ilmu yang sudah diperoleh untuk dapat dipraktekkan di kemudian hari.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan proses pembuatannya pun sangat cukup mudah dan sederhana. Adapun bahan utama yang dibutuhkan yaitu limbah sampah plastik yang dipress dengan setrika panas atau yang lebih dikenal dengan teknik ironing. Kemudian dari hasil press tadi dibuat pola dan kemudian di gunting untuk membuat gambar bunga, daun, dan sebagainya. Dan untuk tangkainya, hanya memerlukan kawat bekas yang dililit dengan plastik.

“Dalam proses pembuatannya, hanya membutuhkan waktu kurang lebih 60 menit tergantung model dan kerumitannya,” Ujarnya.

Sementara itu, menurut Siti salah satu santriwati pelatihan mengungkapkan bahwa dengan adanya pelatihan ini menjadikan motivasi dan memacu untuk lebih kreatif kedepannya.

“Kami (santriwati ponpes Mathlaun Nasyiin) senang dan sangat antusias dengan adanya pelatihan ini. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada tim KKN kelompok 26 Unisnu Jepara yang sudah berbagi ilmunya dengan mengajak kami memanfaatkan limbah sampah plastik menjadi karya unik,”pungkasnya.

Ua/yf