blank
Petugas Polsek Buayan Kebumen dan Koramil bersama warga melihat mayat Solihun (40), penebanag pohon sengon yang tewas tersetrum listrik.(Foto:SB/Ist)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Nasib nahas dialami seorang pria penebang pohon, Solihun (40), warga Desa Jladri, Kecamatan Buayan, Kebumen.  Pria tersebut meninggal seketika terkena arus pendek listrik saat menebang pohon Sengon di Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan.

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubag Humas Polres Iptu Sugiyanto, menjelaskan, peristiwa tragis itu terjadi Minggu (28/2) sekitar pukul 14.00, saat korban menebang pohon di pekarangan milik Ahmad Daud.

Penuturan sejumlah saksi di lapangan, saat kejadian Solihun tidak sengaja menyenggol kabel listrik yang terlepas dari tiang listrik dengan posisi korban masih menenteng mesin chainsaw.

blank
Pohon Sengon di Desa Karangbolong, Buayan, Kebumen yang ditebang korban.(Foto:SB/Ist)

“Infonya, korban terpeleset karena tanah yang licin. Saat terjatuh korban menyenggol kabel yang terlepas dari tiang. Namun untuk memastikan itu, kita tetap ke lokasi kejadian melakukan olah TKP mengumpulkan bukti-bukti di lapangan,”jelas Iptu Sugiyanto.

Dari kejadian tersebut , penebang pohon itu meninggal dunia di lokasi.Korban mengalami luka bakar cukup serius, sedang mesin chainsaw terbakar meleleh dengan posisi tabung bebum meledak.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh INAFIS Polres Kebumen bersama  petugas Polsek Buayan, polisi tidak menemukan tanda yang mengarah ke tindakan kejahatan.

“Setelah petugas ke TKP, kita pastikan bahwa korban benar-benar meninggal dunia karena kecelakaan kerja,”terang Iptu Sugiyanto.

Siang itu juga jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara adat istiadat warga setempat.  Tak ingin kejadian serupa terulang, Iptu Sugiyanto mengimbau warga agar lebih hati-hati dalam bekerja.

“Pesan kami dari Kepolisian, warga harus selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja. Tetap waspada dan berhati-hati. Apalagi ini musim hujan banyak tempat licin,”imbaunya.

Komper Wardopo