Perbukitan Kemuning di Kabupaten Karanganyar, menjadi kawah candradimuka atlet paralayang Jateng, yang disiapkan di PON XX/Papua. Foto: spr

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Pertandingan cabang olahraga paralayang di PON XX/Papua, diperkirakan akan berlangsung sengit antara atlet asal Jawa Tengah dan Jawa Timur. Khususnya di nomor cross country putra dan putri.

Atlet paralayang andalan Jateng, Thomas Widiyanto yang ditemui di Semarang, Senin (22/2/2021) menjelaskan, persaingan dua provinsi itu muncul, karena masing-masing tim memiliki beberapa atlet paralayang yang tergabung dalam Timnas Asian Games 2018 lalu.

Dikatakan dia, Jatim punya atlet Jafro Megawanto, yang selalu dapat memberikan penampilan terbaiknya. Namun meski begitu, pihaknya tidak gentar dengan nama besar atlet andalan Jatim itu. Thomas bahkan yakin, Jateng akan berjaya di nomor cross country beregu putra dan putri.

BACA JUGA: Kapolres, Dandim dan Bupati Blora Tanam Pohon di Kebun Buah Kelurahan Kauman

Jateng akan mendapat tantangan dari wakil Jatim yang juga mengincar posisi terhormat. Foto: spr

”Jafro Megawanto merupakan bekas rekan satu tim di Asian Games 2018 lalu, yang kini merupakan salah satu andalan Jatim. Namun atlet Jateng tetap yakin mampu merebut dua medali emas beregu putra dan putri di nomor cross country,” tukas Thomas.

Jateng juga masih berharap bisa mendapatkan satu medali emas lagi di nomor Akurasi Putri. Tiga srikandi Jateng yang diharapkan bisa membawa pulang medali tertinggi itu adalah, Tini Mariana Pertiwi, Eka Nesti Wulandari dan Lis Andriana.

Menurut Thomas, di nomor Akurasi Putri ini Jateng juga mewaspadai kekuatan Provinsi Banten, Jabar dan Jatim.

BACA JUGA: Rem Blong, Truk Oleng Tabrak Pagar Rumah di Sumberjatipohon Grobogan

Kami berharap, nomor Akurasi Putri Jateng dapat meraih medali emas, meskipun tiga provinsi Banten, Jabar dan Jatim, juga mengincar medali yang sama,” ungkap dia lagi.

Atlet paralayang Jateng yang berlaga di PON XX/Papua pada Oktober 2021 mendatang, bagian putra selain Thomas Widiyanto, ada Hening Paradigma, D Aziz, Muhibin, Muh Solikul Hadi serta Afif.

Sedangkan di bagian putri, Tini Mariana, Eka Nesti Wulansari dan Lis Andriana. Untuk pelatih nomor Cross Country Lilik Darmono, pelatih nomor Akurasi Effendi Eksa dan pelatih fisik Nanang Indardi.

Sigit PR-Riyan