blank
Bupati Wonosobo terpilih Afif Nurhidayat, ketika memberikan sambutan dalam Musker MUI, ICMI dan DMI Kecamatan Watumalang. Foto: Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)– Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo terpilih, Afif Nurhidayat dan Muhammad Albar, akan melakukan safari Jumat ke masyarakat, setelah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati, pada Rabu (17/2/2021) mendatang.

”Acara safari Jumat akan dimanfaatkan untuk ajang silaturahmi antara pemimpin dengan masyarakat. Warga bisa menyampaikan uneg-uneg, dan pemimpin menyerap aspirasi yang ada,” katanya.

Afif menyampaikan hal itu, saat menghadiri Musyawarah Kerja Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesis (ICMI) Kecamatan Watumalang, di Kampus PKBM Prospek, Gondang, Selasa (26/1/2021).

BACA JUGA : Satlantas Polres Wonosobo Inspeksi Jalan Rusak dan Berlubang

blank
Afif Nurhidayat menghadiri Musker MUI, ICMI dan DMI Kecamatan Watumalang. Foto: Muharno Zarka

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua ICMI Wonosobo Samsul Munir, Ketua DMI Tarjo, Sekretaris MUI Toharotun, Rois Syuriah MWC NU KH Nur Rohman dan Plt Camat Watumalang Tono Prihantono.

Menurut Afif, safari Jumat rencananya juga akan melibatkan jajaran Forkompimda, Forkompimcam, ICMI, MDI, MUI, pengurus NU, Muhammadiyah dan Rifaiyah di wilayah masing-masing.

”Jadi dalam sehari, nanti ada beberapa titik masjid yang akan dikunjungi tim safari Jumat. Pelaksanaan secara teknis nanti biar diatur Bagian Kesra Setda Wonosobo, bersinergi dengan Kantor Kementerian Agama,” ujarnya.

BACA JUGA : Peringati HBI ke-71, Kantor Imigrasi Wonosobo Ingin Makin Profesional

Mantan Ketua DPRD bersama Wakil Bupati Muhammad Albar, juga menyatakan siap menjadi khotib dalam safari Jumat. Sebab, keduanya selama ini sudah terbiasa jadi khotib di masjid lingkungan tempat tinggalnya.

”Suruh jadi khotib saya dan Gus Albar juga siap. Saat khutbah nanti akan diselipkan pesan-pesan, terkait program pemerintah. Jadi mimbar khutbah sangat efektif untuk membangun komunikasi dengan masyarakat. Usai Shalat Jumat bisa dilakukan dialog bersama,” cetusnya.

Pihaknya juga mengapresiasi pelaksanaan Musker bersama MUI, ICMI dan DMI. Materi dan program kerja yang dihasilkan setiap lembaga, akan dijadikan sebagai pijakan untuk melaksanakan kegiatan dan rekomendasi yang telah dikeluarkan.

BACA JUGA : Dampingi Ganjar, Plt Bupati Kudus Pastikan Vaksinasi Lancar

”Ini bisa jadi model bagi MUI, ICMI dan DMI yang ada di kecamatan lain. Sehingga kegiatan organisasi bisa terukur, karena ada program kerja yang telah dibahas bersama-sama dalam Musker,” paparnya.

Sementara itu, Ketua ICMI Kecamatan Watumalang, Akhmad Mukholis menambahkan, dalam Musker masing-masing organisasi telah melahirkan program kerja dan rekomendasi, yang mesti dilaksanakan di masa mendatang.

”MUI akan menerbitkan buku khotbah, mengadakan batsul masail dan pelatihan pemulasaraan jenazah. Sedangkan DMI akan melakukan program sertifikasi wakaf dan aset masjid. ICMI punya program literasi digital, Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) dan membuat website,” pungkasnya.

Muharno Zarka-Riyan