blank
Pemakaman protokol Covid-19 oleh Pasukan Pemakaman pagi tadi di pemakaman Srobyong. ( Foto : Dok BPBD Jepara )

JEPARA (SUARABARU.ID)- Dari 376 sampel swab atas tes usap  yang diperiksa di laboratorium pada hari Sabtu ( 9/1-2021) ternyata jumlah warga Jepara yang terkonfirmasi Covid-19 adalah 72 orang atau sebesar 19,14 %. Jumlah ini sanagt tinggi jika dibandingkan dengan standar nasional dan bahkan internasional yang hanya sebesar 5 %.

Pengumuman warga Jepara yang positif terinfeksi Covid-19 ini dilakukan oleh Juru Bicara Sastgas Penanganan Cfovid-19 Jeapara, Muh Ali melalui WAG Pusdatinkom BPBD Jepara. Sabtu jam 22.00 Wib.

Sementara pada portal resmi Satgas Corona Jepara di rilis data, dengan penambahan tersebut jumlah akumulatif  warga yang terkonfirmasi Covid-19 4.561 orang,. Dari jumlah trersebut 3.277 orang (71,85%) dinytakan sembuh, 305 orang ( 6,69 %)  meninggal dan 979  orang (21,46 % )  masih dalam status terinfeksi Covid-19.

Ironisnya, pada data tersebut juga nampak dari 976 orang yang masih terinfeksi, 835 orang melakukan isolasi mandiri dirumah dan 141 dirawat diberbagai rumah sakit rujukan di Jepara dan luar daerah. Dari jumlah ini yang dirawat di 6 rumah sakit rujukan di Jepara hanya 53 orang dan 88 orang justru dirawat di rumah sakit diluar daerah.

Ini disebabkan daya tampung di 6 rumah sakit di Jepara yang terbatas. Dampak lain adalah terjadinya kesulitan fasilitas pelayanan tingkat pertama seperi Puskesmas dan poliklinik untuk merujuk ke rumah sakit dalam daerah, walaupun pasiern dalam kondisi bergejala.

Sementara berdasarkan data dari BPBD Jepara, hari ini Minggu 10/1-2021 sampai jam 11.35 WIB  telah tercatat 3 orang meninggal dunia dalam status terkonfirmasi Covid-19. Mereka yang meninggal dan dimakamkan dengan standar Covid-19 adalah Ny R, 37 tahun dari Desa Bawu,  Ny SM, 45 tahun dari Srobyong dan Ny T, 64 tahun dari Kecapi.

Hadepe –ua