Budi Karya dan Tino Setyono saat mengamati sebuah karya yang dipamerkan.

JEPARA(SUARABARU.ID) – Tidak mau menyerah karena himpitan pandemi, sejumlah seniman seni rupa Jepara menggelar pameran seni rupa virtual. Pameran yang yang pertama kali digelar ditengah pandemi ini bertajuk Memecah Kesunyian dan dilaksanakan di gallery  “Serupa Art Space” yang berada di Dukuh Kopen Rt 08 Rw 02 Desa Wonorejo, Jepara.

Pameran ini dilaksanakan pada tanggal 23  – 25 Desember 2020. Pemilihan waktu  di akhir tahun ini bukan untuk merayakan pergantian  tahun, tetapi lebih untuk mengembalikan dan menjaga semangat  berkarya para perupa.

Didin Ardiansyah ketika memandu dialog virtual

“Betapapun hebatnya pandemi, kreatifitas tidak boleh kalah dan padam,” ujar Budi Karya, inisiator dan pendiri gallery  C. Walaupun kami merasakan dampak pandemi, tetapi kami tidak boleh menyerah, tambahnya.

Gallery   “Serupa Art Space”  sendiri merupakan  tempat untuk mengadakan berbagai macam kegiatan di bidang kesenian. Gallery ini didirikan oleh Budi Karya bersama pergiat seni rupa Jepara.

Menurut ketua panitia dari pameran,   Taufiqur Rohman  karya yang ditampilkan pada pameran ini adalah karya  dua seniman perupa Jepara yaitu Budi Karya dan Tino Setyono.

Budi Karya dan karya yang dipamerkan

Budi Karya lahir di daerah Purwodadi pada tanggal 20 Mei 1974.  Ia  pernah mengikuti komunitas Unggun Rembulan sebelum mendirikan gallery desaSerupa Art Space”. Aktif di berbagai pameran salah satunya Pameran Seni Rupa “KUNTUL BARIS” dari Titik Muria di Tembi Rumah Budaya tahun 2018.

Sedangkan seniman Tino Setyono lahir di Jepara pada tanggal 21 April 1970. Ia pernah mengikuti pameran besar seni rupa Jepara “Distrosi Harmoni 3”. Keseharian Tino Setyono  adalah sebagai pengusaha furniture. Ia juga  sering mengikuti pameran seni rupa di beberapa kota. Bagi seniman Jepara, Tino  juga salah satu motivator kesenian di Jepara.

Harapannya  karya dari dua seniman  yang  ditampilkan pada pameran “Memecah Kesunyian” ini dapat menjadi inspirasi bagi para seniman untuk menggelar pameran seni dengan format online.

“Pameran ini ada untuk mengembalikan semangat para seniman terutama di bidang seni rupa agar selalu tetap berkarya di situasi apapun. Dengan penuh harap semoga pameran seni rupa dengan tema Memecah Kesunyian ini dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat terutama untuk para pelaku seniman,” ujar Didin Ardiansyah saat memandu dialog virtual yang menjadi bagian dari acara ini. Dalam dialog tersebut dihadirkan Budi Karya dan Tino Setiyono.

Hadepe