blank
Tim BPBD Grobogan langsung mengecek kondisi sungai yang meluap dan mengakibatkan banjir. Foto : hana eswe.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Hujan deras sejak pukul 16.00 WIB, Senin (23/11/2020), membuat air sungai di Dusun Pucang, Kelurahan Grobogan, meluap. Hal tersebut mengakibatkan pemukiman warga di lingkungan tersebut terendam banjir.

Peristiwa banjir ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Banjir yang hanya sebentar saja itu membuat warga segera menaikkan barang-barang penting ke lokasi yang lebih tinggi.

Adanya genangan air yang masuk ke rumah-rumah warga membuat jajaran kepolisian dari Polsek Grobogan langsung menuju ke lokasi pemukiman. Mereka membantu warga yang rumahnya terendam banjir, seperti mengangkat perabotan ke tempat-tempat yang aman.

blank
Sampah menjadi penghambat dari aliran sungai. Foto : hana eswe.

Sebagian petugas melakukan pengamanan lalu lintas di pertigaan Ketapang, Grobogan. Pasalnya, di jalur yang menghubungkan antara Grobogan – Pati dan Grobogan-Kudus ini ikut terendam banjir.

“Banjir yang terjadi di Dusun Pucang, Kelurahan Grobogan ini disebabkan air sungai yang meluap. Luapan air disebabkan adanya sampah-sampah yang menghambat saluran sehingga menyebabkan genangan atau banjir,” kata Kapolsek Grobogan, Iptu Parjin.

Menurut Iptu Parjin, personel Grobogan langsung turun ke rumah warga yang rumahnya terendam air. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Polsek Grobogan langsung membantu warga yang rumahnya terendam air serta melakukan pengaturan arus lalin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambahnya.

blank
Petugas kepolisian langsung mengecek lokasi rumah warga yang terendam banjir. Foto : hana eswe.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Endang Sulistyoningsih membenarkan adanya banjir di wilayah Kecamatan Grobogan. Namun, saat ini sudah tidak banjir.

“Sudah surut banjirnya. Hujan sejak pukul 17.00-19.00 WIB mengakibatkan tanggul Dusun Pucang jebol kurang lebih 50 meter dan menyebabkan 14 rumah warga terendam banjir dengan rata-rata tinggi banjir mencapai 30-40 meter. Dan kini airnya sudah surut,” pungkas Endang, saat dikonfirmasi.

Hana Eswe-Wahyu