Personel TNI dari jajaran Koramil bersama anggota Polsek di Kabupaten Wonogiri, tampil melakukan pengawasan, pendampingan dan pengamanan, pada kegiatan pembagian bantuan kepada warga terdampak Covid-19.

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Warga masyarakat Kabupaten Wonogiri penerima bantuan, wajib mematuhi protokol kesehatan (Prokes) pencegahan wabah virus corona. Jajaran TNI-Polri di Wonogiri, tampil melakukan pengawasan langsung di semua kecamatan yang membagikan bantuan.

Sebagaimana dilakukan di Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, pengawasan saat pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST), dilakukan oleh anggota Koramil-14 Jatisrono Kodim 0728 Wonogiri Sertu Lasto dan Serda Agus Prihatin, bersama personel Polsek Jatisrono Bripka Haryadi dan Bripda Ricy.

Kehadiran personel TNI-Polri dari tingkat Koramil dan Polsek ini, bertugas untuk melakukan pendampingan dan pengamanan, serta pengawasan penegakan disiplin (Gakplin) mematuhi Prokes pencegahan pandemi Corona Virus Disease (Covid)-19. Kepada warga penerima bantuan wajib memakai masker, cuci tangan memakai sabun (CTMS), jaga jarak dan menghindari kerumunan.

Warga masyarakat Kabupaten Wonogiri penerima bantuan, wajib mematuhi protokol kesehatan, mendapatkan pemeriksaand suhu badan memakai thermogun yang dilakukan olehpetugas dari Puskesmas.

Pendapa Kecamatan
Hadir dalam kegiatan pendistribusian BST yang dilaksanakan di Pendapa Kantor Kecamatan Jatisrono ini, Camat Suradi, bersama jajaran Forkompimcam, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Iis Sugiarti, Tim kesehatan dari Puskesmas Jatisrono dan Tim Pendamping tingkat desa.

Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Jatisrono sebanyak 1.095, yang tiap KPM mendapatkan bantuan tunai masing-masing Rp 300 ribu. Perinciannya untuk Desa Ngrompak sebanyak 79 KPM, Desa Pandeyan (73), Desa Semen (100), Desa Pelem (127), Desa Rejosari (157), Desa Sumberejo (82), Desa Jatisrono (267), dan Desa Gunungsari sebanyak 210 KPM.

Penyaluran BLT yang berasal dari dana desa tahap VIII Tahun 2020, juga dilakukan di Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri. Diberikan kepada warga masyarakat yang terdampak Covid-19. Pembagiannya dilaksanakan di Pendapa Kantor Kecamatan Puhpelem.

Jajaran Forkompimcam

Hadir dalam penyaluran BLT ini, Camat Puhpelem Jaiman bersama jajaran Forkompimcam, termasuk anggota Koramil-24 Puhpelem Serda Parjito dan Serda Winarto, serta personel Polsek Brigadir Agus, petugas dari Kantor Pos, para Kepala Desa (Kades) beserta perangkat dan personel TKSK, Rina.

Disamping wajib memakai masker, warga Kabupaten Wonogiri penerima bantuan, juga diwajibkan cuci tangan memakai sabun, jaga jarak dan menghindari kerumunan.

Jumlah penerima BLT Tahap VIII di Kecamatan Puhpelem sebanyak 729 KK. Perinciannya Desa Golo sebanyak 99, Sukorejo 119, Tengger 58, Puhpelem 811, Nguneng 66 dan Kelurahan Giriharjo 303 KPM.

Pendistribusian BLT dan bantuan pangan Bulan Nopember 2020, juga dilaksanakan di pendapa Kantor Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri. Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Manyaran, Purwadi, Danramil-11 Manyaran Kapten (Inf) Agus Priyanto, Kapolsek Manyaran AKP Lasimin, petugas Kantor Pos dan Ketua Panitia Pendistribusian BST, Sumarno.

Libatkan Relawan
Pembagian BLT juga dilaksanakan di Pendapa Kantor Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri. Hadir dalam kegiatan ini, Sekcam Giriwoyo, Fuad, Danramil-08 Giriwoyo yang diwakili Serma Ferdian beserta anggota Babinsa, Kapollsek Giriwoyo yang diwakili Aiptu Lukmanto beserta anggota.

Jajaran TNI dan Polri di Kabupaten Wonogiri, diturunkan untuk melakukan pendampingan, pengawasan dan pengamanan pada pelaksanaan pembagian bantuan yang diberikan pemerintah, kepada warga terdampak Covid-19.

Juga hadir Tim Kesehatan dari Puskesmas 1 Giriwoyo, dipimpin Dokter Taufik Muhammad Bilal, bersama Petugas Kantor Pos, personel petugas PKH, petugas TSKS dan melibatkan pula relawan.

Jumlah penerima BST sebanyak 1.100 KPM di 8 desa/kelurahan. Yakni Kelurahan Girikikis sebanyak 198 KPM, Desa Bumiharjo 190, Desa Guwotirto 158, Desa Bulurejo 167, Desa Sejati 123, Desa Tirtosuworo 115, Desa Gedongrejo 84, dan Desa Tawangharjo sebanyak 64 KPM.

BP-mul