SEMARANG – Dosen Prodi Farmasi Unissula melakukan pengabdian masyarakat di Kelurahan Sampangan (8/11). Mereka adalah Ika Buana Januarti dan Chintia dengan memberikan pelatihan pengolahan pasca panen dan pembuatan nutrasetikal jus daun Bangun-Bangun (Coleus amboinicus).

Ika Buana memaparkan bahwa khasiat daun ini sebagai laktagogum atau pelancar ASI karena mengandung senyawa glikosida flavonoid, polifenol, minyak atsiri dan saponin. “Daun Bangun-Bangun selama ini hanya terkenal di daerah Sumatera Utara dan masih jarang dikenal di Jawa Tengah padahal khasiatnya melebihi daun katuk, oleh karena itu pelatihan ini memiliki prospek peningkatan ekonomi yang tinggi”, kata dosen Farmasi bahan alam tersebut.

Pelatihan yang diberikan antara lain cara menanam menggunakan metode stek, pemanenan daun hingga menjadi serbuk kering, pembuatan produk jus siap minum serta cara pemasarannya. Daun Bangun-Bangun mudah ditanam di sekitar pekarangan rumah sehingga bisa dikerjakan oleh ibu-ibu.

Chintia menjelaskan bahwa pembuatan jus hanya diblender saja menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat, yaitu serbuk daun Bangun-Bangun, gula, air, madu, essence buah dan kental manis. Peserta pelatihan tampak menikmati jus daun bangun-bangun dalam kemasan pouch yang mempunyai rasa segar dan lezat, apalagi disajikan dalam keadaan dingin.

Ambar, Ketua Dawis Arbey menyampaikan bahwa ibu-ibu akan berkoordinasi dengan pihak Prodi Farmasi Unissula untuk pengolahan pasca panen dan pembuatan produk daun bangun-bangun demi peningkatan kesejahteraan ekonomi bagi warganya.

-->