Mbah Ginem, Usai Ditipu Malah Mendapat Bantuan dari Istri Mensos
Waginem, warga Sentiaki Baru 2, Bulu Lor, Semarang melakukan video call langsung dengan istri Mensos RI, Grace Batubara, Kamis (12/11/2020).

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Masih ingat kasus Mbah Ginem (70), seorang pedagang kecil di sekitar Banjir Kanal Barat yang kena tipu September 2020 lalu? Ya, penjual nasi bungkus dan jajanan keliling tersebut kehilangan uang Rp400 ribu serta barang dagangannya dibawa serta seorang penipu.

 

Rupanya, kejadian tersebut mendapat perhatian khusus dari Grace Batubara yang tak lain adalah istri dari Menteri Sosial Juliari Batubara. Bahkan dirinya melakukan videocall langsung dengan warga Semarang yang bernama asli Waginem tersebut sembari memberi bantuan, Kamis (12/11/2020).

 

“Bagaimana Mbah kondisinya sekarang? Saya senang melihat Mbah Ginem bisa tertawa lagi. Semoga dengan sedikit bantuan bisa meringangkan beban Mbah Ginem untuk modal jualan lagi,” kata Grace saat berdialog dengan Mbah Ginem melalui video call.

 

Atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial RI tersebut, Waginem merasa senang dan sedikit terharu. Harapannya dengan bantuan tersebut dirinya bisa kembali berjualan barang dagangannya.

 

Mbah Ginem, Usai Ditipu Malah Mendapat Bantuan dari Istri Mensos
Waginem

“Alhamdulillah, kulo saget angsal bantuan, maturnuwun nggih (saya bisa mendapat bantuan, terimakasih),” kata Mbah Ginem saat menjawab videocall dari Grace Batubara.

 

Grace yang dalam videocall tersebut sedang berada di Yogyakarta, melalui utusannya yang dikirim langsung ke rumah Waginem di Jalan Sentyaki Baru II, Bulu Lor, memberikan bantuan uang sebesar Rp5 juta.

 

Terpisah, Lurah Bulu Lor, Wisnugroho menyampaikan rasa terimakasih atas atensi bantuan yang diberikan istri Mensos RI kepada warganya tersebut, apalagi selama ini Waginem tersebut hidup dengan banyak keterbatasan.

 

“Bantuan dari ibu Grace Batubara ini sangat membantu beliau, apalagi di sini Mbahe hidup seadanya dengan banyak keterbatasan,” katanya.