Seorang petugas dari Dinkes Grobogan melakukan pengambilan sampel dalam rapid tes Gen Covid-19 Test ini. Foto : hana eswe.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) –Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Grobogan dikabarkan terpapar covid-19. Keduanya berinisial S dan RA.

Adanya dua anggota yang terpapar Covid-19 ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan langsung melakukan rapid Gen Covid-19 (swab) sebagai upaya pelacakan pada seluruh anggota dan staf DPRD Grobogan. Hal ini dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan DPRD Kabupaten Grobogan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, dr Slamet Widodo, dari kasus tersebut pihaknya membenarkan adanya kegiatan Rapid Gen Covid-19 Test ini guna melakukan kontak tracking dengan sasaran seluruh anggota dan staff DPRD Kabupaten Grobogan.

“Benar, kegiatan rapid gen covid-19 test ini dilaksanakan untuk contact tracking karena sebelumnya ada dua anggota DPRD yang dinyatakan positif, dengan inisial S dan R,” ujar dr Slamet saat dikonfirmasi wartawan.

Hasil rapid gen Covid-19 test ini dapat langsung diketahui. Secara keseluruhan, semua anggota DPRD dan staff yang mengikuti test ini dinyatakan nonreaktif.

Sementara itu, Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto mengatakan rapid tes ini dilaksanakan untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi anggota serta masyarakat umum, sebab anggota dewan sering turun langsung dalam kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat langsung.

‘’Semua diperiksa rapid gen. Anggota dan staf sekwan. Ini sebagai langkah antisipasi kami biar jelas kondisi kesehatan para anggota DPRD. Jika nanti ada yang reaktif akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Agus Siswanto, ketua DPRD Kabupaten Grobogan.

Agus menjelaskan, pihaknya akan menanyakan langsung kondisi kesehatan kedua anggota dewan yang terpapar Covid-19 ini kepada Sekretaris Dewan atau ke Dinas Kesehatan Grobogan. Kedua anggota saat sedang menjalani isolasi mandiri.

‘’Nanti kami koordinasi terkait kondisi kesehatannya mereka ke Sekwan. Untuk langkah awal kami lakukan repid gen. Selain untuk contact tracking juga dilakukan untuk antisipasi,” tambahnya.

Hana Eswe-Wahyu