Seleksi pemain Puslat PSSI Kudus yang digelar di stadion Wergu Wetan. foto:Suarabaru.id

KUDUS (SUARABARU.ID)  – Seleksi pemain perdana yang digelar Puslat PSSI Kabupaten kudus, di stadion Wergu Wetan, Selasa (27/10), dibanjiri peserta. Tercatat seratus lebih pemain memamerkan kemampuannya di depan pelatih Puslat PSSI Kudus, Bambang Harsoyo.

Para peserta seleksi yang terbagi dalam kelompok umur U18, U17 dan U16 terlihat sangat bersemangat mengikuti tahapan seleksi yang ditentukan pelatih. Seleksi dilakukan dengan memainkan semua peserta untuk ikut dalam latihan game selama 10-15 menit.

“Kami sangat bersyukur seleksi di hari pertama ini disambut antusias oleh pemain-pemain muda Kudus. Ini menunjukkan kehadiran Puslat PSSI Kudus, mendapat perhatian dari masyarakat,”ujar Didik Purwanto, Manajer Puslat PSSI Kudus.

Didik mengatakan, sesuai rencana seleksi akan digelar selama lima hari ke depan. Nantinya, tim pelatih akan menyaring peserta menjadi 36 pemain dari tiga kelompok usia yang ditentukan.

“Targetnya ada 36 pemain yang terjaring. Dengan jumlah peserta seleksi yang cukup banyak ini, target tersebut diharapkan bisa terpenuhi,”ujar Didik.

Selanjutnya, kata Didik, pemain yang lolos seleksi akan menjalani proses pembinaan di Puslat PSSI. Terkait jadwal dan program latihan yang akan diberikan, saat ini dalam penggodokan tim teknik dan pelatih.

Disinggung mengenai kualitas pemain yang ikut serta dalam seleksi, Didik mengaku cukup puas. Menurutnya, secara kualitas individu, banyak pemain yang terlihat memiliki bakat cukup bagus.

Apalagi, para pemain yang mendaftar seleksi merupakan rekomendasi dari PS-PS yang ada di Kudus.

“Kualitas peserta seleksi cukup bagus.  Saya kira jika nanti sudah dipoles dalam latihan, tentu akan semakin bagus,”tukasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Askab PSSI Kabupaten Kudus akhirnya membentuk Puslat PSSI. Puslat dibentuk sebagai wadah pembinaan bagi pemain-pemain usia dini yang ada di Kudus.

Pembentukan Puslat sendiri tak lepas dari ketiadaannya Piala Suratin yang selama ini menjadi ajang bagi pemain-pemain muda Kudus untuk unjuk gigi dalam skuad Persiku Junior.

Para pemain yang akan direkrut oleh Puslat, akan diproyeksikan menjadi pilar bagi kebutuhan tim Persiku senior maupun tim Kudus di Porprov.

“Intinya, masa pandemi tak boleh menghentikan proses pembinaan. Puslat ini nantinya akan menjadi wadah bagi proses pembinaan terutama pemain usia muda,”ujar Sutrisno, Ketua Askab PSSI Kudus.

Tm-Ab

-->