blank
Manajer Puslat PSSI Kudus Didik Purwoko saat menyerahkan bantuan bola kepada PS-PS yang ada di Kudus. foto:Suarabaru.id

KUDUS (SUARABARU.ID) – Di tengah mandegnya kompetisi sepak bola usia dini akibat pandemi, Askab PSSI Kabupaten Kudus akhirnya membentuk Puslat PSSI Kudus guna menjaga kesinambungan pembinaan.  tersebut Melalui Puslat tersebut, diharapkan Kudus bisa terus mencetak pesepakbola muda.

Ketua Askab PSSI Kudus, Sutrisno menyebutkan, Puslat ini merupakan langkah strategis yang ditempuh untuk menjaga proses pembinaan. Sebab, akibat pandemi Covid-19, sejumlah program usia dini yang direncanakan seperti Persiku Junior, akhirnya tidak bisa dibentuk lantaran tidak ada kompetisi.

“Pandemi membuat PSSI tidak membentuk Persiku Junior karena tidak ada kompetisi. Tapi, bagaimanapun pembinaan harus jalan dan sebagai salah satu langkah yang kami lakukan adalah dengan membentuk Puslat ini,”kata Sutrisno, di sela-sela sosialisasi ke PS-PS, di pendapa rumah dinas Wabup, Minggu (25/10).

Sutrisno berharap, Puslat ini nantinya akan menjadi bank pemain muda bagi Kudus. Puslat tersebut sifatnya akan berlangsung secara berkesinambungan, dengan terus mengedepankan penjaringan bibit pemain muda berbakat.

“Jadi, ini nanti akan jadi kawah candradimukanya para pemain muda di Kudus. Selepas dari Puslat ini, nanti pemain bisa direkrut untuk Persiku Senior, Persiku Junior atau tim Porprov,”tandasnya.

Disinggung soal anggaran, Sutrisno menyatakan operasional Puslat akan disokong sepenuhnya oleh Askab PSSI. Untuk sementara ini, anggaran yang dialokasikan berkisar Rp 50 juta.

“Lihat kondisi nanti, jika anggaran tersebut masih kurang, bisa juga ditambah,”tukasnya.

Sementara, Manajer Puslat PSSI Kudus, Didik Purwoko menambahkan, pembentukan Puslat ini tidak main-main. Pihaknya merekrut legenda Persiku Bambang Harsoyo sebagai pelatih untuk menukangi tim ini.

“Untuk pelatih, kami menunjuk Bambang Harsoyo karena beliau merupakan pemain yang menjadi legenda hidup bagi Persiku,”ujar Didik.

Untuk perekrutan pemain, kata Didik, pihaknya akan menggelar seleksi secara terbuka selama lima hari di Stadion Wergu Wetan mulai Selasa (27/10). Seleksi tersebut dilakukan dengan mengundang pemain-pemain muda dari PS-PS yang ada di Kudus.

“Target kami bisa menjaring 36 pemain muda dari kelompok usia U18, U17 dan U16,”ujarnya.

Tm-Ab