Mobil container untuk tes PCR milik Pemkab Magetan. Foto: siberindojatin

MAGETAN  (SUARABARU.ID)– Pemerintah Kabupaten Magetan menyiapkan MobilContainer Laboratorium Real Time PCR dengan Bio Safety Level-2 (BSL 2), sebagai uji sampel spesimen dengan metode polymerase chain reaction (PCR) secara cepat. Ini dilakukan sebagai upaya untuk mempercepat penanganan covid-19.

Pemerintah Daerah secara resmi memiliki Mobile Laboratorium atau Mobile Lab BSL-2, lengkap dengan seluruh alat tes PCR, yang dilaonching langsung oleh Bupati Magetan, di Pendopo Surya Graha Kabupaten Magetan, pada Sabtu (24/10/2020).

Bupati Suprawoto mengatakan, bahwa sebagai upaya penanganan covid-19 di Magetan, Pemkab Magetan telah memiliki dua lab PCR yaitu di Rumah Sakit Sayidiman Magetan yang berasal dari bantuan BNPB, dan Mobile Container Lab PCR BSL-2, yang bersumber dari APBD hasil refocusing tahun anggaran 2020. Selain itu, Mobil Lab PCR Pemkab Magetan tersebut akan beroperasi mulai hari Senin (26/10) besok.

“Selain untuk spesimen masyarakat umum, Mobile Lab PCR ini juga akan membantu RSUD Sayidiman dalam melakukan swab. Sehingga, dapat mempercepat penangan covid-19, karena dapat mengetahui lebih dini terkait pasien terkonfirm positif,” ujar Bupati Magetan, seperti dikutip siberindo.co, Sabtu (24/10).

Dijelaskan Bupati Magetan, Mobile Lab PCR bakal ditempatkan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Magetan. “Alatnya ada dua di dalam Mobil PCR ini, dan sekali running bisa mencapai 64 spesimen. Sehingga, dalam sehari bisa mencapai 400 sampai 500 secara non stop,” jelasnya.

Selama ini, tes Swab PCR membutuhkan waktu, untuk mendapatkan hasilnya, yakni paling cepat 3-4 hari setelah dilakukan tes kepada pasien. Melalui Mobile Lab BSL-2, pasien hanya butuh waktu paling lama 3-4 jam dan dapat memantau hasilnya melalui aplikasi.

“Tes ini gratis untuk masyarakat Magetan, karena kalau dapat dideteksi lebih awal, penanganannya akan lebih cepat. Dan beberapa kabupaten sekitar juga sudah koordinasi dengan kita untuk meminta tolong tes swab PCR,” ungkap Bupati Magetan.

Ren-trs

 

-->