Peserta undian sedang dirapid test.(FOTO:SB/Sp)

KENDAL(SUARABARU.ID)-Salah satu Lembaga Penjamin Keuangan(LPK) di Kendal Jawa Tengah, mengadakan undian berhadiah dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Nasabah yang hendak masuk ruangan harus dicek suhu dan dirapid test. Jika hasilnya reaktif maka nasabah akan dimasukkan dalam ruang khusus.

Humas Koperasi Simpan Pinjam(Kospin) Syamsur Rizal, mengatakan,
undian berhadiah dengan memberlakukan protokol kesehatan ini, kali pertama dilakukan sejak adanya pandemi Covid-19.

Yang mana pengundian dilakukan secara daring dan medatangkan sepuluh perwakilan dari masing masing wilayah.

“Nasbah yang datang langsung disambut petugas untuk dilakukan cek suhu dan selanjutnya dilakukan rapid test yang hasilnya dalam beberapa menit langsung bisa diketahui,”kata Syamsul Rizal,Kamis(22/10/2020).

Jika nasbah dari hasil rapid test dinyatakan reaktif, maka nasabah tidak boleh mengikuti undian, namun langsung dibawa ke ruangan khusus agar orang tersebut tidak melakukan tatap muka dengan nasabah lainya.

Selama 29 tahun koperasi tempat ia kerja ini, merasakan dampak dari pandemi Covid 19. Namun demikian semua karyawan tetap mengedepankan protokol kesehatan, dan selalu mengedepankan tiga M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak serta tidak berkerumun.

“Karena dalam suasana pandemi Covid-19, maka kami terapkan protokol kesehatan secara ketat. Bahkan acara ini dilakukan secara daring dan hanya beberapa perwakilan yang di hadirkan,”ujar Syamsul Rizal.

Menurut Rizal, semua nasbah saat mau masuk dicek suhu dilanjutkan dengan rapid test, dan tempat duduk dalam ruang juga tetap ber jarak satu meter.

Salah satu nasbah, Kasno yang menjalani rapid tes, merasa senang sekalipun awalnya takut. Namun setelah lengannya ditusuk dengan jarum, ternyata ia tidak merasa sakit.

“Dengan adanya rapid test ini, sangat bagus untuk masyarakat, karena sebab ini juga mendukung program pemerintah dan edukasi bagi masyarakaat pula,”ujar Kasno.SP-mm

-->