blank
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz dan Rektor UMNU Kebumen Dr H Khomsin MPd memegang naskah kerja sama mahasiswa PPL, magang dan KKN Mandiri di Pendopo Rumah Dinas Bupati eElasa 20/10.(Foto:SB/Ist).

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz mengingatkan, yang perlu menjadi perhatian di tengah Pandemi Covid-19 bukan hanya masalah kesehatan, namun juga menyangkut dampak ekonomi, pendidikan hingga ketahanan sosial.

Hal tersebut diungkapkan Bupati KH Yazid Mahfudz pada penerimaan mahasiswa PPL, Magang, PKL Terintegrasi dan KKN Mandiri Universitas Maarif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen. Acara diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Senin (20/10).

“Butuh kerjasama berkesinambungan dan lintas sektor untuk mengatasinya. Termasuk partisipasi perguruan tinggi membantu mengatasi Covid-19 tentu kami harapkan,”ujar Bupati Yazid Mahfudz.

blank
Mahasiwa KKN Mandiri UMNU Kebumen bergambar bersama Bupati Kebumen Yazid Mahfudz.(Foto:SB/Ist)

Orang nomor satu di Kebumen itu berharap, kehadiran mahasiswa KKN UMNU Kebumen dapat memberikan sumbangsih solusi, inovasi serta berbagai alternatif lainnya untuk menjawab kebutuhan dan permasalahan yang ada di masyarakat.

Ia menambahkan, KKN yang diselenggarakan secara terintegrasi dengan PKL atau magang memiliki nilai tambah. Di samping sebagai pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini akan menambah pengetahuan dan keterampilan mahasiswa.”Khususnya dalam bidang ilmu sesuai dengan jurusannya,”imbuhnya.

blank
Sejumlah mahasiswi KKN UMNU Kebumen berfoto bersama Bupati Kebumen Yazid Mahfudz.(Foto:SB/Ist)

 

Rektor UMNU Kebumen DR H Khomsin MPd menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti oleh 90 mahasiswa. Mereka akan mengikuti KKN di 33 desa di 18 kecamatan.”Saya minta  kepada mahasiswa agar ada program pencegahan Covid-19 dan ikut berkontribusi menyosialisasikan protoko kesehatan di desa-desa maupun di tempat magang,”terang Khomsin.

Komper Wardopo