blank
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan didampingi pengasuh pondok pesantren Nurul Hidayah memberikan pengarahan kepada para santri yang sembuh dari Covid-19.(Foto:SB/Ist)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan kembali datang ke  Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hidayah Desa Bandung, Kecamatan Kebumen, setelah ratusan santri dinyatakansembuh dari Covid-19.

Pada kunjungannya kali ini Kapolres kembali memantau secara langsung penerapan protokol kesehatan di Ponpes yang beralamat di Desa Bandung, arah timur dari pusat Kota Kebumen. Saat tiba di ponpes, para santri sedang melaksanakan senam di halaman Ponpes.

“Kami ingin kembali mengecek apakah protokol kesehatan masih dilaksanakan setelah dinyatakan sembuh,”ungkap AKBP Rudy Cahya, Senin (19/10).

blank
Dibimbing Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, para santri Pondok Pesantren Nurul Hidayal sujud syukur setelah karantina 14 hari dan dinyatakan sembuh dari Covid-19.(Foto:SB/Ist)

Hasil pantauan, seluruh santri masih menegakkan protokol kesehatan meski dinyatakan sembuh melalui proses karantina mandiri. Sejumlah tempat cuci tangan disediakan pihak ponpes dan diletakkan di tempat yang mudah diraih.

Dalam belajar mengaji pun, para santri tetap mengenakan masker serta menjaga jarak. Protokol kesehatan menjadi kebiasaan pola hidup sehari-hari para santri.”Hasilnya bagus, semua melaksanakan protokol kesehatan,”kata AKBP Rudy.

AKBP Rudy juga membuat semacam kuis dan memberikan sejumlah pertanyaan kepada para santri agar kegiatan lebih mencair. Santri yang berhasil menjawab mendapat uang saku langsung dari AKBP Rudy Cahya.

blank
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengecek tempat cuci tangan di Pondok Pesantren Nurul Hidayah Desa Bandung.(Foto;SB/Ist)

Menurutnya, Kegiatan itu merupakan kegiatan penyemangat para santri.Sembuh seratus persen dari corona covid-19, merupakan hal yang membahagiakan bagi santri dan keluarga besar Ponpes Nurul Hidayah. Para santri sujud pun syukur sebagai ungkapan rasa syukur telah sembuh dari terpapar virus corona

Sebelumnya dilaporkan sebanyak 179 santri Ponpes Nurul Hidayah terkonfirmasi positif corona setelah dilakukan swab.Ponpes Nurul Hidayah sempat dilockdown untuk menghindari penularan lebih luas.

Para santri menjalani karantina mandiri sejak awal dinyatakan sebagai klaster pada tanggal 18 September 2020. Menurut perhitungan epidemiologi, karantina mandiri selesai tanggal 9 Oktober 2020 melihat dari masa inkubasi saat awal ditemukannya virus corona covid-19 di Ponpes itu. Saat ini seluruhnya telah dinyatakan sembuh melalui karantina mandiri.

Komper Wardopo