Wali Kota Sigit Widyonindito secara simbolis menyerahkan SK kenaikan pangkat kepada ASN Pemkot Magelang, (Bag Prokompim, Pemkot Magelang)

MAGELANG (SUARABARU.ID) – Wali Kota Sigit Widyonindito ingin Kota Magelang meskipun tidak memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah, namun kotanya dikelola dengan baik, infrastrukturnya lengkap, maju dan rakyatnya sejahtera,’’ ungkapnya.

Keinginan orang nomor satu di kota dengan sebutan ‘Kota Sejuta Bunga’ itu disampaikan saat menyerahkan secara simbolis surat keputusan kenaikan pangkat golongan IV/a terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2020, kepada 36 pegawai yang memenuhi syarat kenaikan pangkat berdasarkan kualifikasi pendidikan strata 2 di Pendapa Pengabdian, kemarin.

Sigit menjelaskan tidak mudah mengelola kota yang terdiri dari 3 kecamatan dan 17 kelurahan ini, karena minim SDA. Namun dia berharap para pejabat yang membantunya dapat berpikir kreatif dan inovatif untuk memajukan kota.

Menurutnya, pejabat eselon IV harus paham betul dengan indikator makro daerah dan capaian kinerja di pemerintahan.

Jabatan ini merupakan ujung tombak di pemerintahan karena, memiliki cakupan tugas dan kewenangan yang cukup strategis.

‘’Mengendalikan pelaksanaan kegiatan, mengatur pengeluaran anggaran, sampai dengan melaporkannya bukan pekerjaan yang mudah. Karena itu, saya butuh pejabat-pejabat yang cerdas dan mampu menjabarkan visi saya,’’ tegasnya.

Selain mengucapkan selamat kepada ASN yeng menerima kenaikan surat keputusan kenaikan pangkat, wali kota mengingatkan, jabatan maupun kenaikan pangkat adalah reward, sekaligus amanah bagi saudara, karena telah melaksanakan tugas pengabdian dengan baik,’’ terangnya.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang Aris Wicaksono mengemukakan, berdasarkan bagan struktur jabatan perangkat daerah Pemkot Magelang, terdapat 397 jabatan pengawas. Mereka terdiri dari eselon IV/a sejumlah 297 jabatan, dan eselon IV/b sejumlah 100 jabatan.

Saat ini jumlah pejabat pengawas Pemkot Magelang yang telah mengisi jabatan tersebut sebanyak 357 jabatan, terdiri atas eselon IVa sebanyak 277 jabatan, dan eselon IVb sebanyak 80 jabatan.

‘’Artinya terdapat kekosongan pejabat pengawas sebanyak 40 jabatan, yang terdiri 20 jabatan eselon IV/a dan 20 jabatan eselon IV/b,’’ jelasnya.

Penulis : prokompim/kotamgl

Editor  : Doddy Ardjono

 

 

-->