Kantor BPN Kudus. foto:dok/Suarabaru.id

KUDUS (SUARABARU.ID) – Sebanyak  17 orang pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kudus dinyatakan positif Covid-19. Jumlah tersebut diketahui setelah hasil swab secara atas seluruh pegawai keluar.

Pelaksana tugas Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr Abdul Aziz Achyar saat dikonfirmasi membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif merupakan hasil tracing kontak dari kasus yang telah terjadi sebelumnya.

“Kasus awalnya sendiri, diketahui pada 9 Oktober pekan lalu. Saat itu ada sebanyak sebelas yang terkonfirmasi,” ucap Aziz ketika dikonfirmasi di Pendapa Kabupaten, Kamis (15/10).

Setelah dilakukan tracing kontak lanjutan, akhirnya diketahui ada enam tambahan lagi yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Kasus awalnya di bagian pelayanan,” tambahnya.

Lebih lanjut, kata Aziz, banyaknya pegawai BPN yang terkonfirmasi positif  Covid-19 tersebut semakin menambah daftar klaster penularan dari perkantoran.

Sebelum klaster di BPN, klaster penularan lainnya terjadi di lingkungan Setda Kabupaten Kudus.

“Sudah banyak terjadi, cuma memang kami tidak bisa menyebutkan satu per satunya,” tandas dia.

Aziz pun mengingatkan betapa pentingnya tata ruang yang aman bagi pekerja maupun pengunjung sebuah kantor pelayanan publik. Sehingga potensi penyebaran virus corona bisa ditekan semaksimal mungkin.

Disiplin 3M di Perkantoran

“Ada sejumlah hal yang harus diperhatikan untuk menekan penularan di ruang pelayanan,” kata Aziz.

Satu diantaranya, rinci Aziz adalah membuka semua jendela di ruangan yang tertutup. Serta tidak menyalakan pendingin ruangan dan menyalakan penyedot udara.

“Lebih baik menggunakan kipas angin saja daripada pendingin ruangan atau AC, ini untuk mencegah penularan via airbond” ujar Aziz.

Kemudian yang kedua, tambahnya, adalah melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin. Hal tersebut, tambahnya, dilakukan untuk mecegah penularan corona melali droplet yang ada di benda-benda sekitar. “Karena droplet bisa bertahan hingga berjam-jam di permukaan benda,” katanya.

Kemudian yang terakhir, lanjut dia, adalah untuk menerapkan 3M dengan ketat. Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker ketika beraktifitas di luar ruangan, hingga menjaga jarak di kerumunan.

“Dengan begitu bisa menghindari penularan secara langsung,” tandasnya.

Tm-Ab