blank

SAMARINDA, (SUARABARU) – Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Kalimantan Timur mengalami kenaikan sebanyak 114 orang pada Selasa sehingga total menjadi 7.068 kasus.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak menyampaikan akumulasi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah Kaltim mencapai 7.068 kasus.

“Tambahan kasus terbesar terjadi di Kutai Kartanegara dengan jumlah 40 kasus, disusul Samarinda dengan 37 kasus, Kota Bontang 17 kasus, Kutai Timur 13 kasus, dan Paser 5 kasus.serta Penajam Paser Utara dan Kota Balikpapan, masing-masing 1 kasus,” beber Andi Muhammad Ishak menyampaikan rilis harian secara virtual di Samarinda, Selasa.

Andi menyebutkan pergerakan kasus COVID-19 di Kaltim dalam kategori mengkhawatirkan, dengan terus bertambahnya pasien terkonfirmasi positif dalam angka yang cukup besar, dan di sisi lainnya pergerakan kasus meninggal juga terus bertambah.

“Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama, bukan hanya petugas di lapangan, namun masyarakat juga harus mulai tertib dan patuh dalam menerapkan protokol kesehatan,” kata Andi Muhammad Ishak.

Untuk kasus meninggal dunia dilaporkan terjadi penambahan sebanyak 5 kasus, dengan rincian 2 kasus di Kota Samarinda yakni pasiien dengan kode SMD1.001 dan SMD1.584, 2 kasus di Kutai Kartanegara pasien dengan kode KKR883 dan KKR908.

“Tambahan satu kasus meninggal lainnya di Balikpapan yakni pasien dengan kode BPN 2.177,” imbuh Andi Muhammad Ishak.

Sedangkan untuk kasus sembuh dilaporkan terjadi penambahan sebanyak 152 kasus dengan sebaran di Kutai Kartanegara 56 kasus, Samarinda 42 kasus, Balikpapan 39 kasus, Bontang 10 kasus, Paser 2 kasus, Panajam Paser Utara 2 kasus dan Kutai Timur 1 kasus.

Dengan demikian, ditegaskan Andi Muhammad Ishak total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim sebanyak 7.068 kasus dengan rincian 4.680 kasus dinyatakan sembuh, 2.111 kasus masih menjalani perawatan dan 277 kasus dinyatakan meninggal dunia.

Ant-Wahyu