Bupati Wonogiri Joko Sutopo (kiri), menyerahkan seragam siswa. Tahap pertama, sebanyak 58.821 stel seragam dibagikan gratis kepada 19.607 siswa SD dan SMP.
WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Di saat pandemi Corona Virus Disease (Covid)-19, Pemkab Wonogiri membagikan seragam gratis kepada para siswa. Ini dilakukan, terkait dengan realisasi program wajib belajar (Wajar) dan pendidikan gratis.

Tahap pertama, dibagikan sebanyak 58.821 stel seragam untuk sebanyak 19.607 siswa Kelas I SD dan siswa Kelas VII SMP Negeri se Kabupaten Wonogiri. Perinciannya, sebanyak 27.255 stel diberikan kepada 9.085 siswa SD. Kemudian sebanyak 31.566 stel diberikan kepada 10.522 siswa SMP.

Setiap siswa mendapatkan tiga stel seragam sekolah. Yakni masing-masing satu stel seragam Osis (putih-merah untuk SD dan putih-biru untuk SMP), satu stel seragam batik-putih, dan satu stel seragam Pramuka.

Para perwakilan siswa penerima seragam gratis, foto bersama dengan Bupati Joko Sutopo beserta Ketua DPRD dan jajaran Forkompimda Wonogiri.

Acara penyerahannya digelar di pendapa Kabupaten Wonogiri, dengan diikuti oleh 349 orang. Di luar itu, ada sebanyak 20.246 jajaran pendidikan Wonogiri, yang mengikutinya secara Daring (dalam jaringan) melalui jejaring internet.

Tahap Pertama
Kabag Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Pemkab Wonogiri, Haryanto, melalui juru warta Esti, Sabtu (19/9), menyatakan, tahap pertama dibagikan sebanyak 58.821 stel seragam untuk sebanyak 19.607 siswa SD dan SMP Negeri se Kabupaten Wonogiri.

Secara simbolis, penyerahannya dilakukan Jumat (18/9) oleh Bupati Wonogiri Joko Sutopo, bersama Ketua DPRD Setyo Sukarno, Dandim 0728 Wonogiri yang diwakili Pasipers Kapten (Arm) Agus Setyono, Kapolres Wonogiri yang diwakili Wakpolres Kompol Edi Wibowo.

Ikut hadir mendampingi penyerahan kepada perwakilan siswa, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan (Dikbud) Wonogiri, Dr Yuli Bangun Nursanti. Penyerahan seragam siswa secara cuma-cuma itu, dilakukan dalam pelaksanaan program Pemkab Wonogiri di bidang pendidikan.

Dandim 0728 Wonogiri yang diwakili Pasipers Kapten (Arm) Agus Setyono (seragam doreng), menyerahkan seragam sekolah kepada perwakilan siswa.

Hal itu terkait dengan program wajib belajar (Wajar) jenjang pendidikan dasar (SD/MI-SMP/Mts) bagi anak usia sekolah, dan program pendidikan gratis. Juga dalam rangka memperluas akses pemerataan pelayanan pendidikan, dan peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Wonogiri.

Lilitan Kemiskinan
”Ini mimpi sederhana seorang Bupati yang lahir dari keluarga miskin, yang tidak berkesempatan mendapatkan pendidikan maksimal,” ujar Bupati. Kata-kata sambutan Bupati ini, sempat mendadak terhenti karena haru dan diwarnai tangis.

Bupati tak ingin lilitan kemiskinan memupuskan anak karena gagal mendapatkan pendidikan. Kemiskinan, tandas Bupati, jangan dijadikan alasan sebagai bentuk hambatan dalam meraih cita-cita, memupuskan mimpi anak-anak, atau menjadikan anak-anak putus sekolah.

Ketua DPRD Wonogiri, Setyo Sukarno (kiri), menyerahkan seragam sekolah gratis kepada perwakilan siswa.

Bupati berharap, dengan pendidikan akan muncul generasi-generasi penerus bangsa. ”Yang bisa mengguncang dunia, dan itu adalah anak yang lahir dari Kabupaten Wonogiri,” tegas Bupati Wonogiri Joko Sutopo.

Terkait dengan PJJ di masa pandemi Covid-19, Bupati menyebutkan itu banyak memiliki tantangan. Dalam pelayanan PJJ bagi siwa, dibutuhkan peran serta komitmen dari semua pihak.

Bambang Pur

-->