Kodim 0721/Blora, menggelar Festival Pencak Silat, di ajang Komunikasi Sosial Kreatif, yang digelar di Aula Makodim, Jalan Pemuda 44, Kota Blora. Foto: wahono

BLORA (SUARABARU.ID)– Untuk tujuan menguri-uri warisan budaya para leluhur,  Rabu (16/9/2020), Kodim 0721/Blora menggelar Festival Pencak Silat, di ajang Komunikasi Sosial (Komsos) Kreatif, yang digeber di Aula Makodim, Jalan Pemuda 44, Kota Blora.

Mengambil tema Komsos Kreatif, korp baju loreng hijau ini bertujuan membentuk sumber daya manusia (SDM) kreatif, inovatif dan adaptif serta mempererat tali silahturahmi warga di kabupaten penghasil kayu jati.

Komandan Kodim setempat, Letkol (Inf) Ali Mahmudi, menerangkan Festival Pencak Silat yang diselenggarakan ini, merupakan salah satu upaya Kodim melestarikan olahraga tradisional pencak silat, sebagai budaya leluhur bangsa.

BACA JUGA : Syarat Pencalonan Tiga Paslon Bupati-Wabup Blora Belum Lengkap

”Kodim Blora bertekad melestarikan pencak silat sebagai budaya luhur bangsa, mengajak masyarakat dan generasi muda untuk menjaga, memelihara dan mengembangkan seni budaya kebanggaan bangsa ini,” ajak alumni Akademi Militer (Akmil) 2001 ini.

Dia menambahkan, kegiatan ini menjadi wahana yang efektif untuk mempererat komunikasi sosial yang harmonis, dan menjadi ikatan yang kokoh antara prajurit Kodim Blora dengan komponen masyarakat. Sehingga dapat memperkuat Kemanunggalan TNI-rakyat yang selama ini terjalin dengan baik.

Dijelaskan Dandim Blora, peserta festival ini dapat menjadikannya untuk menggali potensi serta kemampuan, sehingga dapat disiapkan untuk mengikuti kompetisi pada even yang lebih tinggi. Baik tingkat regional, Nasional maupun internasional.

Selain itu, kata perwira TNI kelahiran Pati itu, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi antara sesama peserta dengan Kodim Blora, sehingga dapat mempererat hubungan emosional lebih baik dan kuat.

Para peserta Festival Pencak Silat juga menerapkan protokol kesehatan, dengan
cara jaga jarak, saat menunggu giliran. Foto: wahono

Protokol Kesehatan

Kegiatan lomba ini diikuti lima perguruan pencak silat, antara lain Pagarnusa, Kerasakti, PSHT, PSH Winong dan Tapak Suci, yang ada di wilayah kabupaten Blora.

Dalam Komsos cerdas dan kreatif ini, semuanya wajib menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan sebelum memasuki tempat festival, guna mencegah penyebaran virus corona.

Peserta festival juga menerima apresiasi dari satuan Kodim, berupa piagam penghargaan dan uang pembinaan yang diserahkan Kasdim, Mayor (Inf) Budi Leksono, mewakili Letkol (Inf) Ali Mahmudi.

”Semoga acara guyub rukun ini bisa berlanjut di tahun-tahun mendatang,” harap Kasdim Blora.

Wahono-Riyan