Upacara pengukuhan pengurus MUI Kabupaten Wonogiri periode 2020-2025, digelar di Ruang Kahyangan kompleks perkantoran Setda Pemkab Wonogiri.

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengan (Jateng), KH Ahmad Darodji, menegaskan, MUI sebagai mitra pemerintah bertugas untuk ikut ‘njejegne’ (menegakkan) aturan. Juga meluruskan kekurangan langkah pemerintah.

Penegasannya ini, Rabu (16/9), disampaikan saat memberikan sambutan pada acara pengukuhan pengurus baru MUI Kabupaten Wonogiri periode 2020-2025. ”Kalau ada yang tidak benar, ya harus dibenarkan. Untuk membenarkannya, harus dengan cara yang baik dan yang hikmah,” tandasnya.

Upacara pengukuhan pengurus baru MUI Kabupaten Wonogiri, digelar di Ruang Kahyangan kompleks perkantoran Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Wonogiri. Hadir dalam acara ini, Dandim 0728 Wonogiri yang diwakili Pasi Intel Lettu (Inf) Slamet Biyanto bersama jajaran Forkompinda.

Juga hadir Bupati Wonogiri yang diwakili Wakil Bupati Edy Santosa, Wakapolres Kompol Edi Wibowo, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Wonogiri, Cahyo Sukmana, Asisten I Sekda Wonogiri, Teguh Setiyono, Ketua NU Wonogiri, Mubarok, Kasi Intel Kejari Wonogiri, Feby Rudy Purwanto, Kepala Kesbangpol, Sulardi, dan KH Arifin.

Ketua MUI Provinsi Jateng, KH Ahmad Darodji (kiri berdiri di podium), memberikan sambutan pada pengukuhan pengurus MUI Wonogiri yang baru.

Lima Tahun
Adapun pengurus MUI Wonogiri untuk periode lima tahun ke depan, terdiri atas Ketua Umum KH Haryadi, Wakil Ketua Umum KH Aliyudin, Ketua I KH Suharto, Ketua II K Ahmad Hadiq, Ketua III H Sumaryoto, Sekertaris Umum H Wahid Abrani, Wakil Sekertaris H Aji Sunaryo, H Sudirman dan Joko Rahmanto. Berikut Bendahara Umum H Slamet Widodo Wakil Bendahara H Rosiman dan H Aris Setyawan.

Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa, dalam sambutannya menyatakan, sebagai lembaga yang mewadahi para ulama dan cendekiawan muslim, MUI bertugas membantu pemerintah dalam melakukan hal-hal yang menyangkut kemaslahatan umat Islam, dan yang berkaitan dengan hubungan muslim dengan lingkungannya.

Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa (kiri menghadap lensa), ikut hadir dalam upacara pengukuhan pengurus baru MUI Kabupaten Wonogiri.

Secara langsung, tandas Wakil Bupati Edy Santosa, MUI bertugas membimbing, membina, dan mengayomi umat Islam, bertindak sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat Islam pada umumnya. ”Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonogiri, saya ucapkan selamat atas terbentuknya pengurus baru MUI Kabupaten Wonogiri.

Semoga segera dapat menjalankan amanat, yakni untuk melayani umat Islam dalam menjawab masalah yang dihadapi, sekaligus berperan sebagai pihak yang mengarahkan dan menuntun umat.

Bambang Pur