blank
Kaper BKKBN Jateng serahkan SK Purna Tugas pada Penyuluh KB di Banyumas dengan masa kerja 39 tahun 9 bulan.. Foto: humas BKKBN

PURWOKERTO – Kepala Perwakilan BKKBN kateng Martin Suanta, SE.M.Si mengatakan, menjelang berakhirnya tenggat waktu pencapaian target Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) akhir pekan ini, Jateng masih cukup jauh dari target yang ditetapkan.

Hal itu diungkapkan  Martin Suanta SE, MSi saat bertemu dengan para penyuluh KB Kabupaten Banyumas di Warung Joglo Banteran Kecamatan Sumbang Banyumas hari ini (16/9)..

Dalam kata motivasinya, Martin Suanta mengatakan, BKKBN tidak bisa lagi bekerja dengan cara biasa-biasa saja. Banyak hal yang harus dilakukan dalam menyambut HKD. Target 41.060 akseptor IUD dan Implant selama bulan pelayanan MKJP baru tercapai kurang dari 50%.

blank
Kepala DPPKBP3A Banyumas Suyanto,SH. M.Hum memandu diskusi antara Kaper BKKBN Jateng Martin Suanta, SE. M.Si dengan Penyuluh KB di Banyumas soal pencapaian MKJP dalam rangka Hari Kontrasepsi Dunia. Foto: Humas BKKBN

Berkaca pada capaian pada Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor yang mampu mencapai target 117% hanya dalam setengah hari, kaper pun optimis bahwa target World Contraception Day juga dapat dicapai. Syaratnya, kinerja BKKBN dan jajaran PKB harus luar biasa.

“Berada di Jawa Tengah artinya tidak bisa berada di zona nyaman. Jateng menjadi sorotan dan menjadi bandul nasional, sedangkan Banyumas merupakan bandulnya Jawa Tengah”, ucap Martin Suanta.

Perihal adanya covid-19 yang cukup menghambat pelayanan KB, Kaper mengatakan bahwa pihaknya telah bersurat pada pemerintah daerah agar pelayanan KB mendapat kemudahan. Risiko lonjakan kelahiran di masa pandemi dapat terjadi jika banyak akseptor KB yg putus pakai akibat minimnya pelayanan KB.

Perhatian dengan karier PKB, Martin juga mengingatkan untuk terus meningkatkan kualitas penyusunan Dupak. Ia mengatakan bahwa penilaian Dupak kini semakin ketat dan berstandar nasional.

Sementara itu, Kepala DPKBP3A Banyumas Suyanto, SH. MHum yang baru 10 hari menjabat, memgajak para Penyuluh KB untuk bekerja sama agar target yang ditetapkan dapat dicapai. Termasuk selalu berkoordinasi dengan kader dan mitra strategis lainnya seperti bidan dan babinsa.

Dalam acara ini diserahkan Satya Lencana Karya Satya 30, 20 dan 10 tahun bagi ASN Penyuluh KB serta SK Pensiun. Kaper mengucapkan selamat dan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan.

Widiyartono R