Penyelesaian kasus persalinan di Puskesmas Pakis Aji yang dihadiri juga oleh Kepala DKK Jepara. Ka Puskesmas Pakis Aji dan Patinggi Tanjung, Dwi Ganoto.

JEPARA(SUARABARU.ID) – Kasus persalinan dramatis di Puskesmas Pakis Aji Jepara yang diunggah oleh Agus di di akun istrinya  Nila Kumalasari yang biasa dipanggil Yuyun itu  kemudian viral di media sosial di Jepara.

Sebab pada akun tersebut Ia menuturkan kisah yang dialami saat menunggui istrinya yang akan melahirkan di Puskesmas Pakis Aji  Jepara pada Sabtu (12/9/2020) malam.

Persalinan itu berjalan menegangkan dan  digambarkan berlangsung dramatis. Sebab tidak ada  petugas kesehatan yang memberikan pertolongan, walaupun ia telah menghubungi petugas kesehatan yang jaga. Namun tidak ada seorangpun yang datang. Akhirnya, istrinya melahirkan dengan pertolongan keluarga yang kebetulan menungguinya.

Terkait dengan persoalan tersebut, SUARABARU.ID Selasa siang  meminta konfirmasi kepada  Kepala Puskesmas Pakis Aji, dr Anjar Ernaning Karuniawati,MM.

“Kami sudah melakukan crosscheck dan klarifikasi dengan  kedua belah pihak bersama Ibu Kepala Dinas Kesehatan,  tim dari  desa, puskesmas  termasuk bidan yang bersangkutan,” tulis  dr Anjar Ernaning Karuniawati,MM  melalui pesan WhatsApp

Pada dasarnya kedua belah pihak sama-sama mengakui kebenaran dan kesalahannya. “Kami sudah meminta maaf atas ketidaknyamanan pelayanan dari kami dan pasien juga neminta maaf atas penyampaian ketidaknyamanan tersebut  ke media sosial. Alhamdulillah masalah terselesaikan dengan baik,”  tambahnya.

Petinggi Desa Tanjung Dwi Ganoto yang dihubungi SUARABARU.ID juga membenarkan atas penyelesaian kasus tersebut. Tim dari DKK dan Puskesmas langsung bertemu dengan Agus dan istrinya.

Sementara pesan di akun FB  Nila Kumalasari yang ramai menjadi perbincangan wargenet di Jepara sudah dihapus, pada Selasa (15/9/2020) siang.

Rdks -Ua