Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang (petahana) memberikan keterangan pers usai menjalani tes kesehatan di RS dr. Kariadi Semarang, Selasa (15/9/2020) siang.

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Wali Kota Semarang (petahana) Hendrar Prihadi mengungkapkan strategi yang dilakukan dalam menghadapi pemilihan wali kota (Pilwakot) Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember mendatang.

“Strategi kampanyenya nanti pakai formasi 4-3-3,” kelakar wali kota yang biasa disapa Hendi ini saat dihadapan awak media, Selasa (15/9/2020) siang.

Hal tersebut diungkapkannya usai menjalani tes kesehatan hari ke-2 di RS dr. Kariadi Semarang. Bersama Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita) yang maju sebagai wakil wali kota, Hendi menyatakan siap menghadapi Pilwakot Semarang.

Ditanya soal kampanye di lapangan, Hendi yang didampingi Ita mengatakan akan menggunakan cara kampanye door-to-door kepada warga masyarakat dan selebihnya melakukan kampanye secara virtual.

“Konsep kampanyenya nanti secara virtual 1 – 2 titik dan mungkin lebih banyak door-to-door ke warga masyarakat,” katanya.

Rencananya dalam waktu dekat Hendi dan Ita akan mengajukan cuti kampanye kepada Gubernur Jateng mulai tanggal 26 September hingga 5 Desember. Hingga kini dirinya dalam menghadapi pilkada kali ini sudah mengikuti tahapan seperti yang dipersyaratkan.

“Kami menunggu tahapan selanjutnya sesuai agenda dari KPU, kalau dari administratif sudah tidak ada masalah, tinggal nanti menunggu hasil resmi dari KPU secara tertulis, katanya tanggal 18 September ada rapat pleno untuk pengumuman hasil kesehatan,” katanya.

Ketua KPU Kota Semarang, Hendry Cassandra Gultom, mengatakan kalau pada Kamis (17/9/2020) akan menggelar rapat sembari menunggu kabar hasil pemeriksaan dari RS dr. Kariadi, dan pada hari Jumat (18/9/2020) secara resmi akan diumumkan kepada paslon Pilkada.

“Setelah pleno baru kami umumkan ke paslon hasil verifikasi syarat calon dan tes kesehatan. Kalau syarat calonnya ada yang kurang sesuai nanti ada masa perbaikan sebelum tahapan penetapan paslon dilakukan pada 23 September,” katanya.

Sebagai tambahan, Hendry mengatakan kalau pada 26 September nanti sebelum masa kampanye dimulai dari KPU Kota Semarang akan menggelar deklarasi kampanye damai. Setelahnya pada tahapan kampanye akan digelar debat publik serta paparan visi misi paslon.

“Untuk kampanye nanti akan digelar full dari 26 September sampai 5 Desember. Tapi nanti kami juga akan melakukan sosialisasi ke parpol bagaimana kampanye di masa pandemi, dan merekomendasikan kampanye secara daring itu terus kami sampaikan,” katanya.

Hery Priyono

-->