PURWOREJO (SUARABARU.ID)-Masa pandemi berdampak pada semua sektor. Bahkan para pekerja seni di daerah mengeluh tak pernah mendapat tanggapan atau job selama masa tanggap darurat covid-19. Menyedihkan lagi, mereka belum tersentuh bantuan dari pemerintah baik pusat maupun daerah.

Ratusan paket sembako dari Konser Berbagi Kasih

Karena keprihatinan itulah, Yayasan Generasi Lintas Budaya bekerja sama dengan BPIP dan MPR beberapa waktu lalu mengadakan Konser Virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo.  Konser musik itu bertujuan untuk menggalang dana bagi para pekerja seni.

“Hari ini kami berikan bantuan paket sembako yang berasal dari donatur yang menyumbang saat konser virtual kepada 120 pekerja seni. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” kata Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Dion Agasi Setiabudhi saat pembagian di Omah Kebo, Jalan Kartini Purworejo.

Subandi (kanan) dan karto Marjono  seniman kuda kepang

Bingkisan yang diberikan berupa satu paket sembako. Tahap ketiga, lanjut Dion, akan memberikan bantuan serupa kepada 80 pekerja seni di Kabupaten Purworejo.

Salah satu penerima paket adalah Subandi (48) warga Desa Ngentak, Kecamatan Ngombol yang datang berdua dengan tetangganya, Karto Marjono. Mereka adalah penari dan oemain angklung kuda kepang. “Sejak ada covid-19, kami sama sekali tidak ada tanggapan (job). Bahkan saat Hari Idul Fitri atau Bulan Besar (Dzulhijah) yang biasanya ramai orang nanggap, tidak ada (job). Kami juga belum menerima bantuan (sebagai pekerja seni),” kata Subandi.

Untuk memenuhi nafkah, sehari-hari Subandi dan Karto Marjono bertani di desanya.

TALETHA

-->