Rektor Unwahas Prof Dr Mahmutarom SH MHum memberikan jaket almamater pada mahasiswa baru yang akan mengikuti PKKMB. Foto: dok/ist

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, sampai Rabu (9/9/2020), telah menerima sebanyak 1.881 mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021.

”Mereka terdiri dari mahasiswa baru program S1, S2 dan S3. Dari total itu, terdapat 181 mahasiswa yang mendapat beasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K). Insya Allah jumlah mahasiswa akan terus bertambah, karena penerimaan mahasiswa baru masih dibuka hingga Oktober mendatang,” kata Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr H Helmy Purwanto ST MT, kemarin.

Sebanyak 1.881 mahasiswa baru itu kemarin mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) secara daring. Para mahasiswa berada di rumah masing-masing, Rektor Unwahas, Wakil Rektor dan para Dekan berada di Kampus Unwahas di Jalan Menoreh, Sampangan Semarang.

BACA JUGA : Gubernur Ganjar Angkat Jempol Kontribusi Kedokteran Unissula

Perwakilan mahasiswa yang hadir secara langsung hanya 10 orang. ”Mereka sudah mengikuti PKKMB sejak 5-9 September lalu,” tambah Helmi.

Mereka menerima materi ke-Unwahas-an, ke-mahasiswa-an, akademik dan pembelajaran serta ke-aswaja-an. Mahasiswa perwakilan itu kemudian menerima jaket almamater dari rektor, sebagai tanda resmi menjadi keluarga besar Unwahas.

Rektor Unwahas, Mahmutarom dalam sambutanya menyatakan, kegiatan PKKMB kali ini adalah yang paling unik. Karena masih dalam masa pandemi covid-19, sehingga dilakukan secara online atau daring. Dia juga meminta para mahasiswa baru jangan menganggap covid-19 sebagai kendala untuk belajar.

Rektor Unwahas Prof Dr Mahmutarom SH MHum bersama dengan para wakil rektor dan dekan, mengikuti upacara PKKMB yang dilaksanakan secara daring di Kampus Jalan Menoreh, Sampangan, Semarang, Rabu (9/9). Foto: dok/ist

”Sebagai orang beriman, kita harus tetap bersyukur. Tuhan menciptakan sesuatu pasti ada hikmah di balik peristiwa itu. Buktinya, meski ada virus corona, PKKMB masih bisa dilaksanakan walau secara jarak jauh,” imbuhnya.

Muhtarom kemudian juga memompa mahasiswa baru dengan nilai-nilai ahlussunnah waljamaah, yang mengajak kepada nilai-nilai kedamaian, toleransi, kerja sama dan saling membantu.

”Unwahas tidak hanya menjadi miniatur Indonesia, tetapi juga miniatur dunia, karena mahasiswanya juga ada yang berasal dari berbagai penjuru dunia,” tukas dia.

Rian-Sol

-->