CANDI PAWON: Sejumlah artis dan anggota DPR RI berfoto bersama di Candi Pawon, Kabupaten Magelang, hari ini. Eko Priyono

MAGELANG (SUARABARU.ID) -Sejumlah artis dan anggota DPR RI melakukan gowes atau olahraga bersepeda di wilayah Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (9/8) hari ini. Mereka juga mengunjungi usaha bonsai kelapa di Karangrejo, Borobudur, lalu ke beberapa candi sambil membagikan bantuan sembako kepada warga di sejumlah titik.

Gowes bareng pekerja seni di grup Bersepeda 48 itu antara lain anggota DPR RI H Abdul Kadir Karding, Tommy Kurniawan, Muhammad Toha, lalu artis Natta Reza bersama Wardah Maulina. Juga ada Saleh Ali Bawazier atau Said Bajuri pemain sinetron komedi Bajaj Bajuri. Pemain band Last Child yakni Dimas dan Ipank, ada Ivan Govinda, lalu artis sinetron Lisya Nurrahmi, Juliana Moechtar dan Reza Aditya.

Anggota Komisi I DPR RI H Abdul Kadir Karding menjelang start gowes dari Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Ngadiharjo, Borobudur mengatakan, dia ingin bersepeda di sekitar Candi Borobudur, Pawon dan Mendut.

Dengan tujuan mempromosikan lokasi- lokasi wisata. Bahwa di era new normal ini sebenarnya sudah siap dikunjungi wisatawan.

Dalam.kegiatan pagi tadi sekaligus membagi ratusan paket sembako kepada warga di beberapa titik. Itu sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat Borobudur dan lokasi wisata lain yang sudah enam bulan terakhir ini mereka tidak bekerja. Maka harus dibantu ekonominya.

Di sisi lain, bagaimana caranya agar lokasi wisata berkembang kembali dengan memperhatikan protokol kesehatan. Itu untuk menghidupkan kembali sektor ekonomi. Baik bagi pemerintah maupun masyarakat.

Selebihnya dia menjelaskan, dari kegiatan itu ingin mempromosikan budaya lokal. Juga mempromosikan wisata, agar ekonomi masyarakat berkembang. Sekaligus melakukan aksi sosial sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kepada masyarakat.

Isti Muhimah (40) warga Brojonalan, Wanurejo, Borobusur, sebagai salah satu penerima bantuan sembako dari Abdul Kadir Karding menyatakan sangat berterima kasih atas pemberian bantuan itu.

Sebab sejak adanya Corona-19 ekonominya terganggu. “Bantuan sembako ini sangat berarti bagi kami,” katanya.

Eko Priyono