Para prajurit TNI dari Koramil diturunkan untuk bersama jajaran Forkompincam, memimpin upaya menggalakkan kampanye pencegahan Covid-19.

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Kampanye cegah tangkal (Cekal) waban virus corona, digencarkan oleh jajaran Forkopincam di Kabupaten Wonogiri. Sementara itu, satu dari dua penderita baru positif Corona Virus Disease (Covid)-19 Wonogiri, dibawa ke rumah sakit.

Seperti diberitakan, setelah sepekan Wonogiri bebas dari positif Covid-19, muncul ada dua penderita baru penduduk Kecamatan Giritontro dan Kecamatan Purwantoro, yang hasil rapid test dan swab-nya positif.

Kedua pria positif Covid-19 tersebut, adalah Anak Buah Kapal (ABK) Pelni dan alumni santri Temboro Magetan Jatim, yang mudik ke Wonogiri. Awalnya, keduanya menjalani karantina khusus di rumah. Tapi seorang diantaranya, kemudian dirujuk untuk menjalani perawatan di rumah sakit.

Data terkini tentang positif Covid-19 di Kabupaten Wonogiri. Jumlahnya 12 orang, karena ada penambahan 2 orang. Masing-masing satu dirawat di rumah sakit dan menjalani karantina khusus.

Kecamatan Jatisrono
Rabu (3/6), jajaran Forkompincam bersama para pihak yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, melaksanakan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat yang menjadi fasilitas umum, seperti terminal, pasar, serta perkantoran.

Acara ini diawali dengan apel siaga di lapangan Gunungsari, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, dengan melibatkan para relawan peduli pencegahan Covid-19. Hadir dalam kegiatan ini, Camat Jatisrono, Suradi, Anggota DPRD Wonogiri, Titik Sugiyarti, Danramil-14 Jatisrono yang diwakili Serka Suradi, dan Kapolsek yang diwakili Aiptu Nanang.

Kepala Desa (Kades) Gunungsari, Sudiyono, beserta perangkat desa lainnya juga hadir bersama personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri Bowo, Ketua LPM Desa Gunungsari, Edy, dan tokoh masyarakat.

Penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum, dilakukan dengan menggunakan meriam semprot (gunner sprayer) dengan teknisi dari PMI Wonogiri.

Kecamatan Puhpelem
Penyemprotan disinfektan dilakukan di sejumlah lokasi yang menjadi fasilitas umum, juga dilakukan di Kecamatan Puhpelem (70 Kilometer arah timur laut Kota Wonogiri). Hadir dalam acara ini, Danramil-24 Puhpelem Kapten (Inf) Tono beserta anggota, Kapolsek Puhpelem Iptu Budiono bersama anggota.

Juga hadir Pengelola Pasar Ploso Puhpelem, Hendro, beserta jajarannya. Teknis penyemprotan, dilakukan oleh para relawan PMI Wonogiri memakai fasilitas Gunner Sprayer atau alat semprot meriam. Ini dilakukan bersama para personel dari BPBD Kabupaten Wonogiri, anggota Satpol-PP Wonogiri, dan Tim Medis Puskesmas Puhpelem yang dipimpin Dokter Arif Wibowo.

Kapten ( Inf) Tono, menyatakan, sasaran penyemprotan disifektan dilakukan pada fasilitas umum seperti pasar, pertokoan dan pusat perbelanjaan, serta perkantoran pemerintah.

Penyemprotan disinfektan secara massal, Rabu (3/6), dilakukan di Ibukota Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri.

Kecamatan Slogohimo
Rabu (3/6), Forkompincam Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, bersama Tim Medis dari Puskesmas Slogohimo, membagi-bagikan masker kepada para pengunjung pasar. Utamanya mereka yang kedapatan belum menggunakan masker.

Personel Polsek Slogohimo Polres Wonogiri membagi-bagikan masker kepada pengunjung pasar yang kedapatan belum mengenakan masker. Ini dilakukan dalam upaya menggalakkan kampanye pencegahan corona.

Di keramaian masyarakat yang tengah berpasaran Kliwon tersebut, dilakukan kampanye tentang pencegahan dan penanggulangan pandemi Covic-19. Kepada bakul dan pengunjung pasar, diseru untuk  selalu memakai masker bila berkeperluan ke luar rumah.

Mereka juga diseru untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan wabah virus corona. Seperti rajin cuci tangan memakai sabun (CTMS) dan jaga jarak untuk menghindari kerumunan, sebagaimana dibakukan dalam physical distancing.

Bambang Pur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here