INDAH: Salah satu sudut Desa Nyatnyono yang terlihat indah dipandang. Foto: facebook

UNGARAN (SUARABARU.ID)– Desa Nyatnyono yang terletak di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang, setiap hari memang selalu ramai dikunjungi para peziarah. Mereka datang dari berbagai penjuru Tanah Air, dengan berbagai kepentingan dan melakukan aktivitas di kawasan situs religi itu.

Melihat potensi itu, Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Bambang Kusriyanto, menyatakan mendukung adanya wacana untuk menjadikan wilayah itu sebagai Desa Wisata. Namun demikian, agar rencana itu bisa berjalan dengan baik, dia minta agar disusun dalu perencanaannya, dan dilengkapi dengan design wilayahnya.

Hal itu seperti yang disampaikannya, usai melakukan kunjungan ke daerah ini, Selasa (2/6/2020), sembari melakukan pemantauan penanganan pandemi covid-19, dan membagikan masker kain sebanyak 200 buah.

BACA JUGA : Menperin: Brebes Layak Jadi Kawasan Industri

”Potensi Nyatnyono sebagai Desa Wisata sangat bagus. Namun demikian, agar rencana ini bisa lebih baik, saya minta dilengkapi dulu dengan design wilayahnya,” kata politisi PDIP yang biasa disapa Bambang Krebo ini.

Beberapa hal yang perlu dirancang dalam design itu, adalah jalur kendaraan peziarah baik bus maupun kendaraan pribadi. Selain itu tempat parkir, serta kawasan pendukung seperti warung dan fasilitas umum lainnya.

”Terutama fasilitas jalan dan parkir yang harus disiapkan secara matang. Kalau nanti kawasan ini ramai dan macet, akan jadi masalah tersendiri,” saran dia.

Di-Back up
Terkait anggaran, Krebo minta agar setelah perencanaannya matang, program pembuatan Desa Wisata Nyatnyono itu, disampaikan ke Pemkab Semarang, untuk mendapat alokasi anggaran. Pihaknya juga berjanji, akan mendukung pendanaan yang bersumber dari APBD Provinsi untuk mem-back up anggaran dari APBD kabupaten.

”Komunikasikan dengan Pemkab, agar mendapat anggarannya. Nanti saya juga upayakan dari Provinsi untuk mem-back up yang tidak bisa dibiayai dari kabupaten,” tukas dia.

Selalu ramainya kawasan yang berhawa sejuk itu, memang membuat Kepala Desa Nyatnyono, Parsuno, menggagas terbentuknya Desa Wisata Nyatnyono. Dia berharap, dengan menjadi Desa Wisata, kawasan ini dapat lebih tertata dengan baik, agar peziarah dapat lebih nyaman dalam melakukan aktivitasnya. Disamping itu agar bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Sunan Ampel
”Harapan kami, para peziarah lebih nyaman dalam melaksanakan aktivitasnya, karena fasilitas infrastrukturnya lengkap. Juga tersedia segala kebutuhan lainnya, seperti warung makan dan tempat oleh-oleh,” ungkapnya, di sela-sela acara kunjungan Ketua DPRD Provinsi Jateng itu, di kantor Kepala Desa Nyatnyono.

Seperti diketahui, di Desa yang terletak di Lereng Gunung Ungaran ini, terdapat makam seorang ulama besar, Waliyullah Hasan Munadi dan putranya Waliyullah Hasan Dipuro. Mereka merupakan santri dari Sunan Ampel.

Selain makam seorang ulama besar, di wilayah itu terdapat pula sebuah sendang yang diberi nama Sendang Kalimah Thayyibah. Sendang itu diyakini bisa mendatangkan khasiat, apa pun hajat dari mereka yang berziarah, dengan membasuh bagian tubuhnya atau meminum air sendang itu.

Riyan