PAMITAN HAJI : Calon jamaah haji asal Kabupaten Sukoharjo tahun 2019, pamitan dengan Bupati Sukoharjo di Pendapa Graha Satya Praja (GSP) Setda.

SUKOHARJO (SUARABARU.ID) – Sebanyak 870 calon jamaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Sukoharjo yang sedianya akan berangkat ke Tanah Suci tahun ini, dipastikan gagal berangkat. Hal itu menyusul adanya kebijakan dari Pemerintah Pusat mengenai penundaan keberangkatan ibadah haji.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sukoharjo, Ihsan Muhadi mengatakan, terdapat 870 calon jamaah yang sudah melunasi biaya haji, termasuk 25 cadangan dan petugas kabupaten lima orang di Kabupaten Sukoharjo. Mereka sudah dinyatakan lulus tes kesehatan dan tinggal menunggu waktu keberangkatan.

Namun karena ada kebijakan baru, pihaknya secepatnya akan menyampaikan atau mensosialisasikan kebijakan tersebut pada seluruh calon jamaah haji. Termasuk uang pelunasan, apakah diambil atau tetap disimpan di rekening yang sudah disetor.

“Kalau dari kami menyarankan pada jamaah agar uang tidak diambil, kecuali ada keperluan yang sangat mendesak. Tujuannya agar tahun depan saat semua sudah dinyatakan siap, tidak ribet lagi. Kalau pada saatnya nanti ada kenaikan tinggal menambah kenaikan atau kalau ada penurunan menurut menteri tadi juga akan dikembalikan,” jelas Ihsan.

Sekali lagi, pihaknya berharap para calon jamaah bisa legawa menerima keputusan dari pemerintah, karena hal itu dilakukan untuk keselamatan bersama, khususnya terkait dengan Covid-19.

Soes