WAYANG AMAL: Dalang Ki Sigid Ariyanto memainkan lakon Brubuh Ngalengka, dalam pergelaran Wayang Amal Peduli Seniman, yang didukung PT Semen Gresik. Foto: dok/ist

REMBANG (SUARABARU.ID)– PT Semen Gresik kembali menjalin sinergitas dengan berbagai elemen lain, untuk bersama-sama membantu kalangan yang terdampak covid-19. Salah satunya melalui kegiatan Wayang Amal Peduli Seniman, yang digelar secara online, dan merupakan hasil kolaborasi Dalang Ki Sigid Ariyanto dengan Sanggar Seni Cakraningrat.

Pertunjukan wayang dengan lakon Brubuh Ngalengka itu, disiarkan secara langsung melalui akun sosial media (sosmed) resmi milik Semen Gresik, baik berupa kanal youtube, facebook maupun instagram.

Tak hanya menyiarkan secara live kegiatan itu, Semen Gresik juga mengajak para netizen guna berpartisipasi menyumbangkan donasinya, untuk para seniman di Kota Garam ini.

DONASI:
Kepala Unit Komunikasi dan Bina Lingkungan PT Semen Gresik Syaichul Amin (tengah), menyaksikan pergelaran Wayang Amal Peduli Seniman melalui gadgetnya, dan sekaligus mengirimkan donasi untuk para seniman Rembang yang terdampak Covid-19.Foto: dok/ist

BACA JUGA : Gus Yusuf : Semua Harus Disiplin Supaya Wabah Virus Corona Cepat Selesai

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan itu, Kepala Unit Komunikasi dan Bina Lingkungan PT Semen Gresik, Syaichul Amin pun, ikut menonton langsung pergelaran Wayang Amal Peduli Seniman itu, melalui akun youtube Sigid Channel milik Dalang Ki Sigid Ariyanto. Tak hanya itu, dia juga ikut mengirimkan donasi dari kantong pribadi, untuk para seniman Rembang.

Syaichul Amin mengatakan, selain untuk amal, Wayang Amal Peduli Seniman ini juga sebagai upaya agar generasi milenial yang akrab dengan sosmed, tergerak ikut aktif melestarikan budaya dan kearifan lokal.

Langkah ini dianggap penting, sebab nasib wayang dan berbagai seni budaya yang sarat dengan nilai-nilai luhur itu, berada di tangan para generasi muda.

PAKAI MASKER:
Pemain gamelan yang mengiringi pegelaran Wayang Amal Peduli Seniman, mengenakan masker Merah Putih bantuan dari PT Semen Gresik. Foto: dok/ist

Tetap Disyukuri
”Kemajuan teknologi harus juga kita maksimalkan untuk nguri-nguri budaya. Dan sinergi dengan Dalang Ki Sigid Ariyanto adalah bagian dari upaya itu,” kata Syaichul Amin, Sabtu (23/5/2020).

Sementara itu, Ki Sigid Ariyanto sendiri mengapresiasi upaya yang dilakukan Semen Gresik. Sebab, berkat kegiatan wayang amal ini, para seniman di Rembang yang awalnya menganggur karena dampak covid-19, akhirnya bisa beraktivitas lagi. Meskipun pihaknya juga mengakui, kondisinya tidak sama seperti saat kondisi normal. Namun hal itu tetap patut disyukuri.

”Seiring wabah covid-19, ada sekitar 68 jadwal pergelaran wayang yang saya tunda sejak Maret-Mei ini. Dan kemungkinan akan berlanjut hingga beberapa bulan. Padahal Juni-Juli bahkan hingga Agustus, biasanya ramai, hampir tiap hari ada pergelaran wayang. Makanya kami mengapresiasi Semen Gresik dan instansi lain yang mendukung wayang amal ini. Meski hanya live lewat sosmed, tapi para seniman tetap bisa berkarya,” tandas Ki Sigid Ariyanto.

Wahono-Riyan