Bagikan
KA Barang tetap beroperasi, meskipun banyak KA penumpang yang dibatalkan perjalanannya. Foto: ist

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Wabah covid-19 membuat beberapa perjalanan kereta api dibatalkan. Termasuk di wilayah KAI Daop 4 Semarang. Terhitung mulai 16-30 Maret 2020, jumlah penumpang terus mengalami penurunan drastis. Hal itu dikatakan Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro.

Menurut Kris, okupansi KA Daop 4 Semarang, untuk kedatangan KA pada 30 Maret 2020 mulai dari 8-74 persen. “Untuk keberangkatan dari Daop 4 Semarang, okupansi terlihat pada KA Sindoro, Muria, Ciremai, Tawangjaya Premium, Tawang Jaya, Ambarawa Ekspress, Menoreh dan Tegal Ekspress.”

Rangkaian KA penumpang masih ada benerapa yang aktif meskipun saat ini dalam kondisi pandemi virus covid-19. Foto : Hana Eswe.

Sementara untuk kedatangan di Daop 4 Semarang, okupansi mulai dari 8-39 persen. Paling banyak di KA Tegal Ekspress sebanyak 332 penumpang. “Setiap hari data update dilaporkan ke Kantor Pusat KAI dan DitjenKa, sebagai salah satu dasar untuk mengambil keputusan pembatalan perjalanan KA,” jelas Kris, Kamis (2/4/2020).

Bertambah

Setelah sebelumnya pada akhir Maret lalu sejumlah perjalanan KA dibatalkan, PT KAI Daop 4 Semarang menambah dua perjalanan KA yang dibatalkan. Yakni KA Argo Sindoro jurusan Semarang-Jakarta dan Tawang Jaya Premium jurusan Semarang-Jakarta.

“Total KA yang dibatalkan baik melintas maupun KA Daop 4 sendiri sampai saat ini ada 15 KA atau 30 perjalanan,” jelasnya.

Meski beberapa perjalanan KA penumpang dibatalkan, namun KA lokal maupun barang masih beroperasi. Salah satu KA lokal yakni KA Kedungsepur jurusan Semarang-Ngrombo.

Krisbiyantoro mengungkapkan, KA Kedungsepur masih beroperasi. Meski demikian, KA ini juga mengalami okupansi mulai 14-25 persen.

“Okupansi hanya 14-25 persen saja untuk KA Kedungsepur. Terlepas dari bisnis angkutan penumpang, PT KAI juga masih menjalankan KA barang untuk angkutan logistik yang mensuplai pasokan di berbagai daerah.”

“KA barang yang melintas di Daop 4 sejumlah 17 Perjalanan, baik dari Tanjung Priok, Kampung Bandan, Cikampek, Arjawinangun tujuan Semarang, Kalimas, dan Surabaya,” tambahnya.

Kris mengungkapkan, dalam situasi physical distancing saat ini masyarakat masih bisa mengirim paket barang melalui Kereta api dengan cepat murah dan aman.

Hana Eswe-trs

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here