Bagikan

SEMARANG(SUARABARU.ID)– Forum Komunikasi Mahasiswa Islam (Fokmi) Universitas Semarang (USM) menggelar kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan Islam (LKKI) bertajuk Aktivis Ahlussuunah Wal Jamaah yang diadakan pada 05-08 2020 di Musala At-taqwa Nglimut Gonoharjo Kendal (09/03/2020).

Kegiatan LKKI 2020 diawali pembukaan di Aula Lt 1 Masjid Baitur Rasyid Kamis (05/03) yang mencakup laporan ketua panitia, pembina dan sambutan Wakil Rektor III.

Kegiatan yang diikuti 41 peserta dari beragam fakultas dalam rangka menumbuhkan generasi aktivis kampus yang peka dan menghidupkan nafas Islami di kampus USM dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan positif yang bernilai ibadah.

Menurut Pembina Fokmi USM Saiful Hadi M Kom dalam sambutannya mengajak para aktivis Fokmi untuk tetap komitmen dalam mempertahankan kegiatan Islam di lingkungan kampus.

“Semoga pembelajaran kegiatan LKKI ini isa menjadi nilai softskill untuk para aggota baru, karena di bangku perkuliahan tidak ada latihan kultum, rebana dan ngaji bersama. Dan, hal ini bisa menjadi nilai lebih karena selain kuliah para kader Fokmi juga mendapatkan nilai ibadah,”

Hubungan baik antar Organisai Mahasiswa (Orma) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) harus di jalin dengan baik, agar dakwah bisa meluas dan diterima, selain itu jangan pernah khawatir dalam menjalani aktivitas apapun, karena senjata orang mukmin adalah doa yang menghubungkan kepada Allah melalui kegiatan-kegiatan yang positif.

Menurut ketua panitia Noval Rofifiisa Bahri mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk mencari kader-kader Fokmi yang benar-benar militansi dan berkualitas.

“Harapan saya, semoga tetap istikamah dalam nguri-uri agama Islam di USM salah satunya untuk meramaikan pembacaan maulid Simtuddhurar setiap malam Jumat, mengadakan kegiatan Buka bersama dan kegiatan Islami lainnya,” harapnya.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan itu beragam tema, mulai dari materi Keaswajaan, Manajamen Dakwah, Manajamen Organisasi, Militansi Kader Dakwah, Dakwah Persolan, Ngaji Kitab Ta’lim Mutta’alim, Ngaji Fasholatan, Menangkal Radikalisme dan Soft Skill Sukses Dakwah, Sukses Kuliah.

Hadir enam narasumber dalam kesempatan itu anatara lain, Kiai Muhammad Bayu Aji Anwari, Ust Saiful Hadi M.Kom , Ust. Isy’abul Izzi, UST. Haryono, KH M Anwar Salafuddin Msi M Pd dan Iswoyo SPt Mp.

Menurut Isyowo SPt MP yang sekaligus Ketua LPPM USM dalam materinya mengajak para pengurus dan anggota Fokmi jangan malu, jangan takut, meningkatkan wawasan yang luas agar bisa mengidentifikasi dalam mengambil keputusan dan dalam menyampaikan pendapat dalam ruang organisasi Fokmi.

“Pertahankan kesan baik di Fokmi karena pengalaman terbaik adalah pengalaman berinteraksi dengan orang lain, selain itu diharapkan para pengurus dan anggota bisa disiplin waktu memperhatikan hal-hal kecil agar semua bisa bernilai ibadah,”ungkapnya.

Ditambahkan Iswoyo para kader Fokmi harus memiliki atribut soft skill dan kepribadian dalam berorganisasi meiliputi, komunikasi, bekerja dengan tim, mengambil keputusan, rasa ingin tau, berfiki kritis, etos kerja, etika dan problem solfing, karena soft skill tidak bisa diukur itu lebih pada atribut persoalan dan kemampuan berkoordinasi.

Sementara itu, menurut Kiai Bayu dalam materinya megajak para kader Fokmi untuk selalu bersyukur dan ingat Allah karena dengan bersyukur Allah akan menambah nikmat, karena kesenangan dunia tidak ada habisnya.

“UKM Fokmi bisa menjadi pergaulan elit terhadap kesadaran yang kita pilih dalam berorganisasi, karena amalan di dunia bisa bernilai akhirat jika militansimu ke Allah, selain itu agar para kader bisa menjaga komitmen untuk mengajak orang dalam kebaikan dengan sabar, selain itu juga untuk memiliki SDM yang terbaik para kader Fokmi harus mempunyai empati tinggi terhadap apapun.

Selain itu, para kader Fokmi juga mengkuti, Kultum, tadarus bersama, Qiyamul Lail, Menikmati keindahan alam,Out Bound, Muhasabah diri dam Khataman Al-Qur’an.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here