Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto didampingi moderator Bona Ventura"ngudarasa" di depan para wartawan di Hotel Kesambi Hijau, Semarang. Foto: Trs

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Ketua PDRD Jateng Bambang Kusriyantomenggelar dialog interaktif dengan para wartawan di Hotel Kesambi Hijau, Semarang, Senin (17/2/20). Acara dihadiri puluhan wartawan, termsuk beberapa pemimpin redaksi. Dalam kesempatan tersebut Bambang Kusriyanto menyatakan, kegiatan temu muka semacam ini direncanakan digelar empat bulan sekali.

Bambang Kusriyanto yang memang low profile itu pun kemudian ngudarasa (curhat) tentang posisinya sebagai Ketua DPRD Jateng. Dia merasa sering kurang nyaman pada protokoler yang berlaku. “Misalnya ketika menginap di hotel, saya diantar staf sampai pintu kamar. Jadi ketua DPRD itu selalu dilayani, dan kadang saya menganggap itu berlebihan dan tidak pas,” katanya.

Ketua Dprd Jateng Bambang Kusriyanto. Foto: Ryan

Dia mengaku juga mengingatkan para anggota DPRD Jateng, tentang posisi pegawai di jajaran Sekretariat Dewan. “Saya katakan, mereka itu bukan pembantu DPRD, mereka ini yang memfasilitasi DPRD. Jadi jangan ada anggota DPR yang minta staf Setwan membawakan tasnya,” ujar Bambang Kusriyanto.

Ngudarasa Bambang lainnya adalah tentang posisinya sebagai politikus. Misalnya saat mengusung calon kepala daerah, dan yang diusung jadi. “Tetapi kemudian kita malah dimusuhi oleh kepala daerah terpilih itu. Nggak apa-apa, politikus itu tidak boleh kecewa,” katanya.

Mengenai gagasan dialog interaktif bersama media, muncul usulan, bila dilakukan empat bulan sekali menjadi terlalu lama. Akan lebih baik bila sekurangnya dua bulan sekali atau bahkan tiap bulan.

Kemudian, dalam pertemuan tersebut juga ditentukan temanya, sehingga wartawan yang hadir sudah mempersiapkan masukan atau pemikirannya. Bambang Kusriyanto selaku Sekretaris DPD PDIP Jateng juga menyatakan, delapan calon bupati/wakil bupati calon wali kota/wakil wali kota dari PDIP akan segera diumumkan.

Acara yang dipandu Bona Ventura dan dihadiri Sekretaris DPRD Jateng urip Sihabudin itu berlangsung sangat cair, dan suasana seperti itulah yang diharapan Bambang Kusriyanto. “Pertemuan berikut suasananya jangan resmi, jadi kita bisa bicara bebas,” kata Bambang.

(adv/Tony RS)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here