Bagikan
Bus malam AKAP 'STJ' terjebak macet di tikungan tajam puncak perbukitan Hutan Gunung Tunggangan, di Desa Genengharjo, kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri.

WONOGIRI – Sebuah bus malam ukuran besar ”Sudiro Tungga Jaya” (STJ) berplat nomor AE 7034 UP, mengalami kejadian mistis di luar nalar normal. Bus Antar-Kota Anta-Provinsi (AKAP) ini, saat dalam perjalanan dari Ponorogo, Jatim, telah terjebak di tikungan tajam jalan di puncak perbukitan Hutan Gunung Tunggangan, tepatnya di Desa Genengharjo, Kecamatan Tirtomoyo (sekitar 50 Kilometer arah timur Kota Wonogiri).

Jalan Gunung Tunggangan, merupakan ruas jalan tembus Kecamatan Jatiroto-Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri. Selama ini, tidak pernah dilewati bus, karena medannya cukup sulit dan banyak memiliki tanjakan terjal dan tikungan tajam, serta ruas jalan menurun curam yang ekstrem. Hanya mobil ukuran kecil dan sepeda motor saja, yang biasa melewatinya.

Kapolres Wonogiri AKBP Wonogiri Uri Nartanti Istiwidayati dan kapolsek Tirtomoyo AKP Sarno, melalui Paur Subag Humas Polres Aipda Iwan Sumarsono, menyatakan, kejadian bus STJ yang tersesat dan terjebak di Gunung Tunggangan tersebut berlangsung Sabtu dinihari (19/10) sekitar pukul 03.00.

Bus malam STJ dikemudikan oleh Sektiawan Aji Suwnato (38), warga asal Kampung Pandansari RT 2/RW 1, Keluarahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja untuk mengevakuasi bus yang terjebak di tikungan tajam di Gunung Tunggangan ini, diperlukan waktu sekitar 6 jam.

Kapolsek Tirtomoyo, AKP Sarno, menurunkan tim Polsek terdiri atas Aiptu Akhadiyanto, Aiptu Nuryanto, Aiptu Sularno dan Bripka Diriyan Purnomo, untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian. Yakni membantu mengeluarkan bus yang terjebak tersebut, sekaligus melakukan pengaturan arus lalu lintas di lokasi.

Kejadian bus malam STJ yang terjebak di Gunung Tunggangan tersebut, mendadak viral di medsos dan menjadi perbincangan hangat masyarakat. Sopir bus Sektiawan Suwanto, menyatakan heran mengapa bus yang dikemudikan tiba-tiba macet terjebak di tikungan tajam Gunung Tunggangan. Bus STJ, dini hari itu sedianya akan menuju Kecamatan Baturetno, Wonogiri.

Sopir tidak merasa kalau busnya ketika sampai di Kecamatan Jatisrono, kemudian belok kiri melaju ke arah Gunung Tunggangan, dan akhirnya terjebak macet di tikungan tajam.

Kejadiannya seperti peristiwa mistis. Sebab, perasaannya waktu itu dia membelokkan busnya ke kiri di pertigaan Ibu kota Kecamatan Ngadirojo, yang merupakan ruas jalan antarprovinsi menuju Baturetno (Wonogiri)-Pacitan (Jatim).

Kepada petugas, sopir Sektiawan baru tersadarkan ketika mendadak di lokasi tersebut, seorang penumpangnya meminta turun. Sopir sempat mengucap istihgfar, ketika melihat di lokasi merupakan kawasan hutan dan ada seorang penumpang wanitanya yang minta turun, tapi sekecap kemudian mendadak menghilang begitu saja. Sadar akan kejadian mistis di luar logika ini, posisi bus sudah dalam macet terjebak di tikungan tajam Gunung Tunggangan.

suarabaru.id/Bambang Pur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here