Bagikan
Kondisi motor RX King setelah mengalami kecelakaan yang menewaskan pengendaranya. Foto: hana eswe.

GROBOGAN- Nasib naas menimpa Zaenal Arifin (17), pengendara sepeda motor RX King B 3469 Q . Warga Desa Sedadi RT 02 RW 03 Kecamatan Penawangan itu tewas di sebuah klinik di desa setempat, setelah mengalami tabrakan dengan mobil pikap penggilingan padi.

Dari informasi yang diperoleh, peristiwa ini terjadi Sabtu (15/6) sekitar pukul 09.15 di tikungan Raya Sedadi sebelah makam desa setempat. Saat itu, korban melajukan kendaraannya seorang diri dengan kecepatan tinggi dari arah barat ke timur.

Sesampainya di tikungan sebelah TPU Sedadi, terdapat mobil pikap yang terparkir menghadap ke timur dan mengangkut bambu dengan posisi ban kanan di tepi jalan. Di waktu bersamaan, muncul kendaraan penggilingan padi keliling yang dikemudikan Mat Isram, warga Desa Genuksuran, Kecamatan Purwodadi dari arah timur ke barat.

Korban yang melaju dengan kecepatan tinggi dan bermaksud menyalip pikap tersebut. Naas, dari.arah berlawanan muncul kendaraan penggilingan padi yang membuat korban mengerem secara mendadak. Korban terpental mengenai bemper depan kendaraan penggilingan padi hingga mengakibatkan luka parah di bagian kepala.

Kapolsek Penawangan AKP Sapto yang mendapatkan informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Klinik Sedadi Husada. Belum lama mendapat perawatan, korban meghembuskan nafas terakhirnya.

“Benar telah terjadi kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan bermotor yakni RX King yang dikendarai Zaenal Arifin, kendaraan penggilingan padi keliling yang dikemudikan Mat Isram serta pikap colt yang diparkirkan pengemudinya, Suprat. Dari insiden ini, satu orang dinyatakan tewas yakni pengendara RX King. Jenazah sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di TPU setempat,” jelas AKP Sapto.

Menurut AKP Sapto, insiden ini diduga karena korban yang mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan tinggi dan mengerem mendadak saat melewati tikungan di jalur tersebut. Kasus ini kemudian diserahkan ke Bagian Laka Lantas.

Adanya insiden ini, Kapolsek mengimbau kepada seluruh warga Kecamatan Penawangan agar berhati-hati saat mengendarai kendaraannya. Terutama para remaja yang sudah bisa mengendarai sepeda motor.

“Kami imbau kepada seluruh warga Kecamatan Penawangan saat mengendarai sepeda motor agar berhati-hati. Pastikan saat berkendara untuk memenuhi kelengkapan seperti helm, STNK dan SIM. Kemudian, hampir semua wilayah Kecamatan Penawangan, kondisi jalan sudah dicor sehingga ke depannya agar tetap mengendarai kendaraannya dengan kecepatan sedang,” pungkas AKP Sapto.

suarabaru.id/Hana Eswe.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here