Bagikan
Bayu Nugroho/dok

MAGELANG – PSIS Semarang mengincar kemenangan perdana atas Bhayangkara FC dalam babak 16 besar Piala Indonesia leg kedua di Stadion dr H Moch Soebroto, Kota Magelang, Minggu (24/2) mulai pukul 15.00 WIB. Pada empat pertemuan terakhir melawan klub berjuluk The Guardian itu, Laskar Mahesa Jenar hanya meraih dua kali hasil imbang dan dua kali kalah. PSIS kalah dalam pertemuan pertama pada Piala Presiden 2018 di Stadion Gajayana Malang dengan skor 0-1. Lalu meraih hasil imbang 1-1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada pekan kedua Liga 1 2018 dan kalah di Stadion dr H Moch Soebroto pada pekan ke-19 Liga 1 2018. Terakhir, Hari Nur Yulianto dan kolega menahan seri 1-1 dalam leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia.

”Kami ingin memenangi pertandingan, dan fight karena kami bermain di kandang sendiri. Kemenangan juga akan memuluskan langkah kami ke perempat final. Saat ini para pemain siap dan terus berlatih,” ungkap Pelatih Kepala PSIS Jafri Sastra dalam jumpa pers, kemarin. Laga melawan Bhayangkara FC akan menjadi pertandingan PSIS pertama di bawah arahan langsung pelatih asal Payakumbuh itu di Piala Indonesia. Sejak babak 128 besar, 64 besar, 32 besar hingga laga terakhir, Mahesa Jenar diampu dua asisten pelatih. ”Di belakang layar saya memberikan program dan pilihan pemain yang akan diturunkan. Hanya, jadwalnya saja yang tidak tepat sehingga belum bisa mendampingi tim. Saya kira itu tak masalah dan kini semua pemain bergairah,” tandas Jafri.

Juru taktik berusia 53 tahun itu menilai Piala Indonesia sebagai kompetisi yang dihadapi tanpa beban. Sebab, program yang dia rancang secara ketat ada pada Piala Presiden 2019 dan persiapan menuju Liga 1 2019. ”Untuk pemain yang turun melawan Bhayangkara FC akan kami lihat sebelum pertandingan. Kemungkinan ada rotasi, tergantung nanti diskusi saya dengan tim pelatih,” jelasnya.

Kesiapan laga yang diprediksi dijejali pendukung PSIS di tribune penonton ini dikemukakan penyerang Bayu Nugroho. Dia yang selalu mencetak satu gol dalam tiga laga di Piala Indonesia ini ingin memperpanjang rekornya. ”Saya ingin mencetak gol lagi dan memenangi pertandingan. Kami akan berusaha meriah hasil terbaik,” tutur Bayu.

Sementara Pelatih Bhayangkara FC Angel Alfredo Vera menyatakan timnya sudah mengantongi kekuatan lawan. Dia mengantisipasi kecepatan serangan balik dan speed yang dimiliki skuad kebanggaan Kota ATLAS. ”Kami siap menang kali ini. Terkait apa yang harus diantisipasi, para pemain sudah tahu,” ujar Alfredo Vera. (rr)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here